Penjelasan Asisten Pelatih tentang Cedera Ahsan
Ganda putra Indonesia Ahsan/Hendra (Foto: Humas PBSI)
Tokyo: Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan terpaksa harus menghentikan langkah mereka di Japan Open 2018. Mereka mundur gara-gara Ahsan mengalami cedera pinggang.

Ahsan/Hendra dijadwalkan berhadapan dengan pasangan Tiongkok, Li Junhui/Liu Yuchen. Namun saat sarapan, Ahsan mengaku merasa sakit di pinggangnya.

"Tadi pagi setelah sarapan terasa sakit di pinggang dan menjalar ke perut. Saya sudah minum obat tetapi masih terasa sakit sampai sekarang. Sepertinya ini cedera yang lama, tapi rasa sakitnya beda," kata Ahsan kepada Badmintonindonesia.org.


Asisten Pelatih Ganda Putra PBSI, Aryono Miranat berharap cedera yang dialami Ahsan tak berkepanjangan. Sebab masih ada jadwal Tiongkok Open yang digelar pekan depan.

"Sejauh ini keputusannya akan tetap berangkat, biasanya Ahsan kalau sakit seperti ini dan istirahat beberapa hari bisa pulih lagi. Mudah-mudahan saja kondisinya membaik dan bisa tanding di Tiongkok Open," ujar Aryono.

Dengan mundurnya Ahsan/Hendra, maka Indonesia hanya mengirimkan dua wakil ke perempat final. Yaitu lewat pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Pemerintah Targetkan 19 Medali Emas di Asian Para Games 2018




(ASM)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id