Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto usai menjalani pemeriksaan di KPK (Foto: MI/Rommy Pujianto)
Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto usai menjalani pemeriksaan di KPK (Foto: MI/Rommy Pujianto)

Polemik PB Djarum vs KPAI Diharapkan Selesai Pekan Ini

Olahraga bulu tangkis PB Djarum vs KPAI
Media Indonesia.com • 11 September 2019 15:57
Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berencana untuk mengadakan pertemuan antara Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), PB Djarum, dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk membereskan permasalahan antara ketiganya.
 
Pertemuan yang rencananya akan diselenggarakan hari ini, Rabu 11 September 2019 pun nyatanya harus tertunda karena Menpora Imam Nahrawi berhalangan hadir dalam pertemuan ini.
 
Menanggapi tersendatnya pertemuan ini, Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto menginginkan agar isu yang kini semakin hangat diperbincangkan ini tidak semakin panjang.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ditemui di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Rabu (11/9) Gatot menyampaikan bahwa Kemenpora mengarapkan permasalahan antara PB Djarum dengan KPAI akan selesai pada hari Kamis atau Jumat ini.
 
"Harapan kami, inginnya minggu ini sudah clear. Kalau enggak, ini jadi isu panjang. Kami meminta mereka duduk bareng dan kami juga harus minta ketegasan dari KPAI. Awalnya mereka minta dihentikan Audisi Umum Djarum, tapi setelah didesak oleh netizen, jadinya mereka mengatakan engga minta program Djarum untuk dihentikan," ungkap Gatot.
 
Gatot menambahkan, Kemenpora harus bersikap adil dan objektif dalam menangani permasalahan ini. Dia pun mengatakan bahwa pada pertemuan nanti, Kemenpora akan meminta pihak Djarum untuk mengubah logo mereka agar tidak terlalu mencolok.
 
"Pada pertemuan nanti, poinnya kami akan minta Djarum untuk resizing. Pokoknya jangan terlalu mencolok. Selain itu, KPAI juga harusnya jangan mencla-mencle. Kami enggak mau gara-gara ini, kerjaan kami harus ngurusin persoalan Djarum saja. Dua-duanya harus ngalah dan bisa mengambil sikap. Semoga ini bisa diterima dan semoga ini bisa selesai," lanjutnya.
 
Selain meminta Djarum untuk mengubah pemosisian logo mereka, Gatot juga mengatakan bahwa pernyataan eksploitasi anak yang disampaikan oleh KPAI kurang tepat.
 
Makna dari eksploitasi sendiri, menurut Gatot, ialah mengambil keuntungan untuk pribadi, keluarga, maupun kelompok. Namun, Djarum tidak mengarah pada tuduhan eksploitasi sama sekali.
 
"Ini bukan eksploitasi, bukan buat keuntungan pribadi. Ini bisa mengangkat prestasi para atlet dari daerah. Nanti pas pertemuan dengan Menpora harus ada perjanjian tertulis untuk membicarakan mengenai apa maunya dari semua pihak ini," pungkas Gatot.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:?Misi Susi Susanti Jaga Tradisi Emas Olimpiade | 2x45

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif