Laga ketat berlangsung pada game pertama dari awal hingga akhir, namun Praveen/Melati akhirnya berhasil memenangkannya. Memasuki game kedua Praveen/Melati yang sudah unggul 12-7, kembali harus terkejar lawan.
Skor pun menjadi 13-13 dan terus beradu tipis. Beruntung akhirnya Praveen/Melati berhasil menang dengan skor 23-21.
“Lawan hari ini cukup bagus, mereka juga pemain unggulan dari Eropa. Terus mereka juga punya kelebihan pola permainannya bagus. Bisa dibilang kalau kami lengah sedikit, bisa lewat. Mereka punya pola yang matang. Kuncinya, jangan sampai kami kebawa pola permainan mereka. Sebisa mungkin kami yang handle permainan. Tadi juga kami sempet kebawa pola main mereka, jadi sempat mepet kejar-kejaran,” ujar Praveen usai laganya di Incheon Airport Skydome, Korea dikutip Badmintonindonesia.
Pada babak dua, Praveen/Melati masih menunggu lawan antara rekannya sendiri, Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja dengan Niclas Nohr/Sara Thygesen (Denmark). Hafiz/Gloria dan Nohr/Thygesen baru akan memainkan babak pertamanya besok Rabu 25 September 2019.
“Lawannya kami kan masih menunggu. Kami belum tahu ketemu sama siapa. Kalau ketemu Hafiz/Gloria kami sudah sering ketemu dan sama-sama tahu kelebihan kekurangannya. Atau kalau ketemu lawannya ya akan kami pelajari lagi,” ujar Melati.
“Setelah dari China Open kami banyak introspeksi berdua, supaya permainan kami di sini bisa lebih baik,” kata Praveen.
Ganda campuran baru meloloskan Praveen/Melati ke babak dua. Sebelumnya Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow sudah harus kalah di laga pertamanya.
Video: Peraih Penghargaan Terbaik FIFA 2019
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News