Pada set pertama, Ahsan/Hendra sempat bermain tertekan di awal laga. Terbukti, ganda terbaik yang dimiliki Indonesia ini sempat tertinggal 5-7. Akan tetapi, mereka berhasil lepas dari tekanan dan tampil tenang untuk bisa unggul di interval set pertama dengan skor 11-10.
Selepas interval, permainan kedua pasangan ini kembali imbang. Skor ketat sempat terjadi saat angka menunjukkan 13-13. Namun, dengan pengalaman yang dimiliki, pasangan peraih medali emas Asian Games 2014 ini bermain apik dan akhirnya menyudahi set pertama dengan skor 21-16.
Pada set kedua, Ahsan/Hendra sebenarnya sempat berada di atas angin saat mereka unggul atas unggulan keenam itu 13-12. Akan tetapi, lawan mampu bangkit dan menyamakan kedudukan 14-14 untuk kemudian melaju dan Ahsan/Hendra harus puas melanjutkan permainan dengan rubber game karena kalah 17-21.
Set ketiga, permainan sempat dikuasai oleh Liu/Qiu. Mereka unggul cepat dan menutup interval dengan skor 11-7. Selepas interval, sadar tertinggal cukup jauh, Ahsan/Hendra langsung mengubah pola permainan.
Dibantu beberapa kali kesalahan yang dilakukan Qiu Zihan, Ahsan/Hendra sukses meninggalkan pasangan muda Tiongkok itu dengan skor 17-13. Seakan tak berdaya lagi meladeni perlawanan Ahsan/Hendra, Liu/Qiu lama terkunci di angka 14 sementara Ahsan/Hendra sudah mencapai angka 20.
Sempat memperkecil kedudukan menjadi 15-20, Liu/Qiu akhirnya menyerah juga. Ahsan/Hendra sukses menutup set ketiga dengan skor 21-15 setelah bertanding selama satu jam lebih.
Hasil ini membuat Ahsan/Hendra menyelamatkan muka Indonesia di ajang Hong Kong Super Series 2014. Gelar ini menjadi penghibur bagi Ahsan/Hendra setelah gagal di ajang Tiongkok Super Series yang digelar pekan sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News