Akui Penampilan Kurang Maksimal
Nikolaus Joaquin mengakui penampilannya belum maksimal saat menghadapi Man Wei Chong/Tee Kai Wun. Ia menilai sejumlah kesalahan sendiri menjadi salah satu faktor yang membuat pasangan Indonesia kesulitan mengimbangi permainan lawan.Meski demikian, Joaquin bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan dengan lancar tanpa mengalami cedera. "Pertama-tama puji Tuhan bisa bermain dengan lancar, tidak ada cedera satupun. Saya rasa hari ini permainan kami, khususnya saya kurang baik," ujar Joaquin.
Joaquin juga menyoroti perbedaan penampilannya dibandingkan pertandingan sebelumnya. Jika pada laga terdahulu ia mampu bermain lebih aman, kali ini sejumlah pengembalian justru gagal melewati net dan merugikan pasangan Indonesia.
"Tidak seperti kemarin yang bisa lebih safe, tapi hari ini memang banyak bola-bola yang tidak seharusnya mati malah banyak nyangkut," jelasnya.
Man/Tee Tampil Solid dan Sulit Ditembus
Selain kesalahan sendiri, Joaquin mengakui pasangan Malaysia tampil sangat baik sepanjang pertandingan semifinal French Open 2026. Man Wei Chong/Tee Kai Wun dinilai memiliki pertahanan yang rapat, terutama dalam permainan depan net.Mereka juga mampu membaca arah pengembalian pertama serta mengantisipasi serangan Raymond/Joaquin dengan efektif. Kondisi tersebut membuat pasangan Indonesia kesulitan mengembangkan permainan dan mencari celah untuk merebut poin.
"Selain itu, saya rasa permainan lawan benar-benar luar biasa, depannya rapat sekali dan mereka sudah antisipasi pengembalian pertama maupun serangan kami. Itu benar-benar membedakan pertemuan sebelumnya dengan yang sekarang," urai Joaquin.
Penampilan solid pasangan Malaysia menjadi tantangan tersendiri bagi Raymond/Joaquin. Mereka harus segera memperbaiki efektivitas serangan sekaligus mengurangi kesalahan sendiri agar mampu bersaing lebih baik pada turnamen berikutnya.
Dapat Evaluasi dari Pelatih
Usai pertandingan, Nikolaus Joaquin juga menyampaikan apresiasi kepada Rexy Mainaky yang memberikan masukan singkat kepada mereka. Koreksi tersebut diharapkan menjadi bahan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas permainan pada pertandingan selanjutnya."Saya mengucapkan terima kasih kepada Kak Rexy (Mainaky) yang tadi setelah pertandingan sempat secara singkat memberikan koreksi buat kami," kata Joaquin.
Masukan tersebut menjadi salah satu bekal bagi Raymond/Joaquin untuk mengevaluasi penampilan mereka, terutama dalam mengantisipasi permainan lawan, menjaga konsistensi pukulan, dan meminimalkan kesalahan yang tidak perlu.
Raymond/Joaquin Bidik Hylo Open
Meski harus mengakhiri langkah di semifinal French Open 2026, Raymond tetap melihat hasil tersebut sebagai perkembangan positif. Ia menilai pencapaian kali ini patut disyukuri setelah pasangan Indonesia mengalami sejumlah hasil kurang memuaskan pada turnamen sebelumnya.Namun, Raymond menegaskan bahwa mereka masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Kegagalan meraih gelar juara menjadi motivasi untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan performa.
"Hasil semifinal tetap disyukuri karena setelah hasil-hasil kurang baik di turnamen sebelumnya, ini ada progres peningkatan. Kami akan coba lagi di Hylo Open minggu depan, banyak evaluasi pastinya karena belum juara," ucap Raymond.