Gagal Manfaatkan Momentum
Menurut Eskar, format pertandingan beregu dengan sistem game 55 poin membuat setiap pertandingan berlangsung sangat dinamis sehingga kemampuan memanfaatkan momentum menjadi faktor penentu.Baca juga: BAJC 2026: Thailand Hentikan Langkah Indonesia di Perempat Final
“Saat menghadapi Korea di fase grup, anak-anak mampu memanfaatkan momentum dengan baik sehingga berhasil meraih kemenangan. Sebaliknya saat melawan Malaysia dan Thailand, kami kehilangan beberapa poin penting pada momen-momen krusial. Secara kualitas kami mampu bersaing, tetapi lawan tampil lebih tenang karena memiliki pengalaman internasional yang lebih banyak,” ujar Eskar.Kurang Pengalaman
Ia menilai secara umum kemampuan teknik, fisik, dan mental para atlet sudah cukup baik. Namun, masih ada pekerjaan rumah pada aspek taktikal, ketenangan dalam pertandingan, serta jam terbang di level internasional.“Beberapa atlet bahkan baru menjalani debut internasional di AJC. Pengalaman menghadapi tekanan di pertandingan besar menjadi hal yang harus terus dibangun agar mereka semakin matang,” katanya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda