Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti (dok. PBSI)
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti (dok. PBSI)

Hylo Open

Hylo Open 2026: Tiwi/Fadia Bongkar Pertahanan Rapat Wakil Inggris untuk Maju ke 8 Besar

Gregorius Gelino • 30 Oktober 2026 10:27
Ringkasnya gini..
  • Ganda putri Indonesia mengalahkan wakil Inggris, Sian Kelly/Lizzie Tolman, dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-11.
  • Tiwi/Fadia mengaku mulai menemukan permainan terbaik setelah tampil di French Open. Keduanya ingin meningkatkan fokus dan konsistensi serta tidak cepat puas dengan pencapaian saat ini.
  • Di perempat final, Tiwi/Fadia bersiap menghadapi pasangan Jerman yang sebelumnya mengalahkan Rachel/Febi. Kesabaran dan konsistensi menjadi kunci untuk melangkah lebih jauh.
Saarbrucken: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti merebut tiket perempat final Hylo Open 2026 usai mendepak wakil Inggris, Sian Kelly/Lizzie Tolman. Unggulan kelima itu menang dua game langsung dengan skor 21-15 dan 21-11.

Kemenangan ini sekaligus menunjukkan perkembangan positif performa Tiwi/Fadia setelah sebelumnya berhasil menembus babak delapan besar French Open. Fadia mengaku bersyukur pertandingan berjalan lancar dan mereka mampu menjalankan strategi yang telah dipersiapkan sebelum memasuki lapangan.

"Alhamdulillah pertandingan hari ini berjalan lancar dan diberikan kemenangan. Kami sudah benar-benar siap akan bermain seperti apa di lapangan," ujar Fadia.

Meski berhasil menang dengan skor cukup meyakinkan, Tiwi/Fadia mengakui bahwa pasangan Inggris memiliki sejumlah keunggulan yang patut diwaspadai. Menurut Fadia, Kelly/Tolman mempunyai pertahanan yang cukup rapat serta permainan depan yang bagus.

Hal tersebut tidak terlepas dari karakter permainan mereka yang juga memiliki pengalaman bermain di sektor ganda campuran. Namun, Tiwi/Fadia mampu mengatasi tekanan tersebut dan tetap memegang kendali permainan hingga pertandingan berakhir.

Ingin Kembalikan Performa Terbaik

Keberhasilan melangkah ke perempat final menjadi hasil positif bagi Tiwi/Fadia. Meski demikian, keduanya tidak ingin cepat berpuas diri dan memilih untuk tetap fokus menghadapi pertandingan berikutnya.

Fadia mengungkapkan bahwa pencapaian di babak delapan besar kali ini menjadi hasil yang cukup menggembirakan, terlebih mereka sebelumnya juga berhasil mencapai fase yang sama di French Open.

Namun, target utama mereka bukan sekadar mengulang pencapaian tersebut, melainkan mengembalikan performa terbaik dan meningkatkan konsistensi permainan. Ia menambahkan, dirinya bersama Tiwi masih berupaya menemukan kembali performa terbaik yang sempat mengalami penurunan.

"Masuk babak delapan besar, pastinya senang, setelah kemarin France Open juga masuk delapan besar. Tetapi kami tidak mau puas sampai di sini saja, kami mau terus fokus di setiap match-nya," kata Fadia. "Target pertandingan kami kali ini, mau balikin performa kami yang sempat hilang, di France Open sudah lumayan membaik. Tapi kami mau lebih fokus lagi, lebih konsisten lagi di setiap match-nya," jelas Fadia.

Soroti Adaptasi Lapangan dan Strategi Lawan

Sementara itu, Amallia Cahaya Pratiwi atau Tiwi menilai permainan mereka dalam pertandingan kali ini sudah menunjukkan peningkatan. Salah satu faktor penting adalah kemampuan beradaptasi dengan kondisi lapangan dan karakter shuttlecock yang digunakan selama pertandingan.

Tiwi mengakui sempat terjadi sedikit kendala pada gim kedua karena mereka kehilangan konsentrasi. Beruntung, situasi tersebut tidak sampai mengubah jalannya pertandingan secara keseluruhan.

"Alhamdulillah permainan hari ini sudah lebih baik, sudah menyesuaikan kondisi lapangan dan shuttlecock. Tadi ada sedikit kendala di game kedua karena kami sedikit lengah," ungkap Tiwi.

Menurut Tiwi, salah satu kunci kemenangan atas pasangan Inggris adalah kesabaran dalam membangun serangan. Mereka tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan karena Kelly/Tolman sengaja memperlambat tempo permainan.

"Kunci kemenangan hari ini tidak bermain buru-buru, karena pasangan Inggris ini sengaja memperlambat pola," jelasnya.

Waspadai Kuespert/Lohau

Setelah memastikan tempat di babak delapan besar, Tiwi/Fadia kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya. Mereka akan mewaspadai calon lawan dari Jerman yang sebelumnya berhasil mengalahkan pasangan Indonesia, Rachel/Febi.

Fokus dan kewaspadaan menjadi hal penting bagi Tiwi/Fadia agar bisa mempertahankan momentum kemenangan sekaligus membuka peluang melangkah lebih jauh. Apalagi Stine Kuespert/Isabel Lohau tampil di hadapan pendukung sendiri.

"Kami mewaspadai setiap lawan yang akan kami hadapi. Terutama lawan besok, pasangan Jerman yang kemarin menang melawan Rachel/Febi," kata Tiwi.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan