Moh. Zaki Ubaidillah di Asian Games 2026 (dok. PBSI)
Moh. Zaki Ubaidillah di Asian Games 2026 (dok. PBSI)

Asian Games

Asian Games 2026: Tim Bulu Tangkis Putra Beberkan Kunci Keberhasilan ke Semifinal

Gregorius Gelino • 22 September 2026 22:27
Ringkasnya gini..
  • Jojo merasa kondisi lapangan panas dan berat menguras stamina ditambah lagi banyak rally panjang.
  • Sedangkan Alwi berhasil mengatasi perang urat syaraf yang dilancarkan lawan untuk meraih kemenangan.
  • Beruntung Ubed berhasil mengatasi tekanan dan mengunci kemenangan pada laga pamungkas.
Ichinomiya: Tim bulu tangkis putra Indonesia menyusul tim putri menembus semifinal bulu tangkis beregu Asian Games 2026. Indonesia berhasil mendepak Malaysia dengan skor 3-2 pada babak perempat final yang digelar Selasa, 22 September.

Setelah Jonatan Christie kalah pada laga pembuka, Indonesia berhasil bangkit lewat Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Alwi Farhan berhasil membalikkan kedudukan, tapi Indonesia kembali dikejar setelah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin takluk sebelum Moh Zaki Ubaidillah mengunci kemenangan.

Adaptasi Lapangan

Jojo mengakui bahwa suasana di arena cukup panas dengan laju bola yang lambat sehingga harus mengeluarkan tenaga yang lebih besar. Ditambah lagi banyak rally yang membuat stamina Jojo kian terkuras.

"Sebenarnya di awal cukup berjalan dengan baik tapi ketika dia mulai dapat percaya dirinya, saya cukup tertekan. Saya coba untuk fight back, coba nge-push dia lagi dan beberapa momen berhasil tapi kembali lagi di poin-poin yang krusial, saya kurang berani memutuskan untuk lebih agresif," kata Jojo.

Fajar/Fikri untungnya berhasil menyamakan kedudukan bagi Indonesia. Fajar/Fikri berhasil mengatasi perubahan pola lawan dan melambatkan tempo agar tak memberi kesempatan lawan untuk menyerang.

"Mereka mengubah pola permainan dengan tidak mau mempercepat tempo, tidak mau bermain adu drive. Mereka bermain dengan bola-bola kecil di depan yang membuat kami agak kagok dan kurang antisipasi," ungkap Fajar.

Atasi Psy War

Alwi sukses membawa Indonesia unggul berkat mengatasi tekanan di poin kritis. Alwi juga bisa mengatasi perang urat syaraf yang dilancarkan lawan.

"Selalu nggak gampang lawan Justin. Tiga, empat pertemuan terakhir selalu rubber tapi kami sudah saling melawan sejak lama, bisa dibilang rival juga. Jadi tadi ada gengsi dan sedikit psy war tapi kami respek satu sama lain. Ada tekanan di poin-poin kritis tapi alhamdulillah saya bisa mengatasinya," tutur Alwi. Sayangnya keunggulan Indonesia sirna karena Leo/Daniel kalah. Namun, lawan yang dihadapi juga merupakan salah satu ganda putra terbaik yang dimiliki Malaysia dengan rangking tertinggi.

"Mereka lebih berani dalam pukulan-pukulannya, tadi sudah coba ngadu juga tapi belum berhasil. Kalau secara pola permainan, mereka tidak jauh berbeda dengan pasangan aslinya masing-masing," papar Leo.

Untungnya, Ubed yang menjadi penampil terakhir mampu mengunci kemenangan Indonesia. Meski sempat terbawa tempo lawan, Ubed berhasil mengatasinya dan meraih kemenangan lewat dua game langsung.

"Sempat kaget juga di awal gim pertama, terbawa tempo permainan dia dan langsung tertinggal 0-4. Tapi setelah itu saya bisa membalikkan keadaan sampai akhir," beber Ubed.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan