Permohonan protected ranking tersebut diajukan oleh PBSI sesuai dengan regulasi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), sehubungan dengan kondisi medis berupa penyakit vertigo yang dialami oleh Gregoria Mariska Tunjung.
Kondisi tersebut memerlukan penanganan medis secara berkelanjutan serta masa pemulihan yang terukur sehingga Gregoria tidak dapat berpartisipasi dalam rangkaian turnamen internasional yang ada dalam kalender kompetisi BWF. Berdasarkan hasil evaluasi dan dokumen pendukung yang disampaikan, BWF memberikan persetujuan atas pengajuan tersebut.
Dengan disetujuinya protected ranking ini, Gregoria Mariska Tunjung memiliki hak untuk menggunakan peringkat terlindungi saat melakukan pendaftaran turnamen BWF setelah dinyatakan siap kembali bertanding. Kebijakan ini bertujuan untuk melindungi posisi peringkat atlet akibat ketidakhadiran dari kompetisi yang disebabkan oleh kondisi medis atau alasan lain yang sesuai dengan ketentuan BWF.
Baca juga: Ini Daftar Lengkap Wakil Indonesia di Malaysia Open 2026
Kabid Binpres PBSI, Eng Hian menegaskan bahwa kondisi kesehatan atlet merupakan prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan. Selama masa pemulihan, Gregoria akan mendapatkan pendampingan dan pengawasan secara menyeluruh dari tim pendukung PBSI, yang meliputi aspek medis, fisik, teknik, serta psikologis, agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.“Kami menghormati dan mengapresiasi keputusan BWF yang telah menyetujui permohonan protected ranking bagi Gregoria Mariska Tunjung. Keputusan ini memberikan ruang bagi atlet untuk fokus menjalani pemulihan tanpa harus terbebani oleh konsekuensi terhadap peringkat dunia. PBSI berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh agar Gregoria dapat kembali bertanding dalam kondisi terbaik,” ujar Eng Hian.
PBSI berharap dengan adanya protected ranking ini, Gregoria Mariska Tunjung dapat menjalani masa pemulihan dengan baik dan kembali memperkuat Indonesia pada berbagai turnamen internasional sesuai dengan kesiapan dan rekomendasi tim pendukung. PBSI juga mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat pencinta bulu tangkis Indonesia untuk memberikan dukungan serta doa bagi proses pemulihan Gregoria.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News