Greysia Polii (kanan) dan Apriyani Rahayu (Medcom.id/Zamro)
Greysia Polii (kanan) dan Apriyani Rahayu (Medcom.id/Zamro)

Olimpiade

Greysia Polii Dapat Program Latihan Khusus Jelang Olimpiade

Olahraga bulu tangkis olimpiade 2020
Gregorius Gelino • 13 Mei 2020 17:00
Jakarta: Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian, tengah mempersiapkan program khusus untuk Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menyusul keputusan ditundanya penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 menjadi tahun depan.
 
Greysia/Apriyani yang kini duduk di peringkat delapan dunia merupakan ganda putri andalan Indonesia di ajang Olimpiade. Namun mundurnya olimpiade menjadi satu tantangan buat pasangan ini, terutama bagi Greysia yang sudah tak lagi muda.
 
Greysia yang akan berusia 33 tahun pada Agustus mendatang mesti bisa menjaga kondisi dan staminanya hingga event akbar tersebut. Greysia/Apriyani yang telah dipersiapkan untuk mencapai peak performance mereka di olimpiade pada tahun ini, harus mengikuti penyesuaian program dengan jadwal baru olimpiade.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sudah menjadi risiko dengan ditundanya olimpiade, ada PR untuk menjaga performa Greysia di tahun depan. Saya sudah mempersiapkan program khusus untuk Greysia, dibantu dari tim strength and conditioning, tim nutrisi, dan dokter PBSI," ungkap Eng kepada Badmintonindonesia.org.
 
Pada masa karantina tertutup di tengah wabah Covid-19, tim pelatnas tidak bisa menjalankan latihan seperti biasa. Eng memanfaatkan momen ini untuk fokus ke rehabilitasi cedera yang dialami para atletnya.
 
"Nanti di awal Juli baru akan masuk ke sesi penguatan otot-otot pendukung supaya tidak terjadi cedera lagi," lanjut peraih medali perunggu ganda putra Olimpiade Athena 2004 bersama Flandy Limpele itu.
 
Video: PON Papua 2020 Ditunda Tahun Depan, Ini Alasannya
 

 

(GRG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif