Syed Modi International Badminton Championship 2018

Makna Gelar Juara Turnamen Syed Modi International 2018 Bagi Fajar/Rian

M. Rizky Adhestian 26 November 2018 07:49 WIB
bulu tangkis
Makna Gelar Juara Turnamen Syed Modi International 2018 Bagi Fajar/Rian
Ganda putra Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto (Foto: Humas PBSI)
Lucknow: Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses menyabet gelar juara Syed Modi International Badminton Championship 2018. Prestasi tersebut diakui sebagai bahan bakar kepercayaan diri mereka.

Fajar/Rian meraih gelar juara setelah mengalahkan wakil tuan rumah, Satwiksairaj Rankireddy/Chirang Shetty, pada Minggu 25 November kemarin. Pertandingan memakan waktu 38 menit guna Fajar/Rian meraih kemenangan lewat dua game langsung 21-11, 22-20.

Pada interval pertama, Fajar/Rian sudah mampu mencatatkan keunggulan jauh 11-6. Permainan mereka semakin tak terbendung, hingga akhirnya menaklukkan Rankireddy/Shetty 21-11 pada game pertama.


“Dari awal, kami memang langsung bisa dapat fokusnya. Kami lanjutkan di game kedua untuk bisa jaga fokus karena ini yang paling penting untuk kami. Kalau dari permainan, kami bermain tanpa lob karena lawan power nya kuat,” kata Fajar dikutip Humas PBSI.

Memasuki game kedua, Rankireddy/Shetty mencoba untuk bangkit. Mereka kali ini mampu memberikan perlawanan ketat terhadap Fajar/Rian.

Fajar/Rian bahkan dipaksa melewati deuce setelah tertahan imbang 20-20. Akan tetapi, Fajar/Rian sukses menambah dua angka pada momen itu sehingga mampu menutup game kedua dengan kemenangan 22-20.

“Di game kedua lawan mengubah pola main, tapi di akhir game kami bisa antisipasi dan belajar dari kesalahan kami di awal game kedua,” lanjut dia.

Dengan hasil ini, Fajar/Rian memastikan diri menjadi juara Syed Modi International Badminton Championship 2018. Bagi keduanya, gelar ini merupakan gelar keduanya pada 2018. Sebelumnya, mereka berhasil menjuarai turnamen Malaysia Masters.

“Kemenangan ini berarti untuk kami karena bisa meningkatkan rasa percaya diri kami. Akhir-akhir ini, penampilan kami masih naik-turun, kami ingin tampil lebih konsisten lagi,” ujar Rian.

“Banyak pelajaran yang bisa diambil dari penampilan kami di turnamen ini. Sekarang saat ketinggalan saja, kami bisa menyusul dan menang. Jadi, waktu unggul seharusnya jangan lengah, fokus dan lebih yakin lagi,” tambahnya.

Namun sayang, Fajar/Rian gagal lolos ke BWF World Tour Finals 2018 yang bakal digelar mulai 12 hingga 16 Desember 2018 mendatang. Pada turnamen akbar tersebut, ganda putra Indonesia diwakili pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.





Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id