Lee Chong Wei. (AFP PHOTO / Mohd RASFAN)
Lee Chong Wei. (AFP PHOTO / Mohd RASFAN)

Hendrawan Dukung Lee Chong Wei Pensiun dan Tetap Bantu Malaysia

Olahraga bulu tangkis
Kautsar Halim • 13 Juni 2019 22:43
Jakarta: Pelatih Lee Chong Wei, Hendrawan, menilai keputusan pemain asuhannya untuk pensiun merupakan jalan terbaik. Sebab, kesehatannya sudah tidak memungkinkan.
 
"Mungkin, keputusan Chong Wei mundur adalah keputusan yang terbaik. Itu terjadi karena faktor kesehatan," ujar Hendrawan yang dihubungi dari Jakarta, Kamis (13/6/2019).
 
Hendrawan yang berasal dari Indonesia sudah menangani Chong Wei sejak 2015 atau setelah pebulu tangkis tunggal putra andalan Malaysia itu terlepas kasus doping. Dia mengatakan, dokter pun selalu menganjurkan Chong Wei tidak latihan berat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini dilema, di satu sisi Chong Wei dikejar waktu untuk Olimpiade dan kerja keras untuk kembali bersaing di level top dunia. Tapi, dokternya enggak mengizinkan. Memang sedih, tapi ini yang terbaik," tutur Hendrawan.

Klik:Respons BAM atas Keputusan Pensiun Lee Chong Wei


Ditanya akan melatih siapa setelah Lee Chong Wei pensiun, Hendrawan yang merupakan peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000 dan juara dunia 2001 mengaku belum punya rencana apapun. Dia lebih memilih tetap di Malaysia karena kontrak kerjanya sampai 2020.
 
"Sementara belum ada planning apa-apa karena memang tugas saya membantu Chong Wei. Lihat saja nanti bagaimana. Tapi untuk sementara bantu yang muda-muda dulu," ujar Hendrawan.
 
"Soal balik (ke Indonesia) belum tahu. Chong Wei baru mengumumkan pensiun hari ini dan belum ada obrolan apa-apa," tambahnya menutup.

Klik:Resmi Pensiun, Lee Chong Wei Ingin Berbulan Madu


Chong Wei sudah 19 tahun terjun sebagai pebulu tangkis profesional. Selama itu, ia mengoleksi berbagai prestasi yang salah satunya menempati peringkat satu dunia selama 199 pekan (21 Agustus 2008 hingga 14 Juni 2012).
 
Chong Wei pernah meraih tiga medali perak Olimpiade (2008, 2012 dan 2016). Ia juga menjadi runner-up Kejuaraan Dunia Bulu tangkis sebanyak tiga kali, yakni pada 2011, 2013, dan 2015. (ANT)
 

 

(KAU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif