Lanny Tri Mayasari/Apriyani Rahayu (dok. PBSI)
Lanny Tri Mayasari/Apriyani Rahayu (dok. PBSI)

Indonesia Masters

Indonesia Masters 2026: Debut Lanny/Apri Berbuah Manis

Gregorius Gelino • 20 Januari 2026 22:40
Jakarta: Lanny Tri Mayasari/Apriyani Rahayu meraih kemenangan dalam laga perdana mereka sebagai pasangan di Indonesia Masters 2026. Lanny/Apri menundukkan wakil Tiongkok, Bao Ling Jing/Li Yi Jing, lewat dua game langsung dengan skor 21-14 dan 21-13 di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (20/1).
 
Kemenangan ini menjadi debut manis bagi Lanny/Apriyani yang baru resmi dipasangkan pada Desember 2025. Daihatsu Indonesia Masters 2026 menjadi turnamen pertama keduanya tampil bersama di level internasional, sekaligus momen kembalinya Apriyani Rahayu ke Istora dengan pasangan baru setelah sebelumnya berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhani.
 
Apriyani mengaku bersyukur dapat membuka debut dengan hasil positif. Ia menilai kemenangan ini penting, bukan hanya dari sisi hasil, tetapi juga sebagai pijakan awal untuk membangun kepercayaan diri dan chemistry di lapangan.

Menurut Apriyani, pada awal pertandingan dirinya dan Lanny masih saling mencari ritme permainan. Minimnya pengalaman bertanding bersama membuat keduanya perlu waktu untuk menyesuaikan pola, rotasi, dan pengambilan keputusan di lapangan.
 
“Pertama-tama kami bersyukur hari ini bisa memenangkan pertandingan dan juga tidak mengalami cedera. Untuk pasangan baru seperti kami, ini sangat berarti,” ujar Apriyani.
 
“Dari awal memang masih nyari-nyari. Saya kan dengan pasangan baru, begitu juga lawan sebenarnya pasangan baru juga. Jadi saya coba tekankan ke diri sendiri untuk main habis dulu, sambil pelan-pelan nemuin pola permainan kami. Mereka juga terlihat kagok-kagok, jadi kami ambil kesempatan dari situ,” jelasnya.
 
Apriyani menyebut kondisi tersebut justru membuka peluang. Ketika lawan masih terlihat ragu, ia dan Lanny berusaha mengambil inisiatif untuk menekan dan mengendalikan permainan. 
 
Bermain di Istora kembali menghadirkan pengalaman emosional tersendiri bagi Apriyani. Dukungan penonton yang memenuhi arena menjadi energi tambahan, sekaligus motivasi untuk menampilkan permainan terbaik bersama Lanny.
 
“Saya bersyukur bisa main di Istora lagi, apalagi dengan pasangan baru. Saya mau upayakan yang terbaik bersama Lanny, step by step, supaya kami bisa terus memenangkan pertandingan,” ucap Apriyani.

Baca juga: Indonesia Masters 2026: Fadia/Tiwi Mulus ke Babak Kedua

Dalam proses adaptasi, komunikasi menjadi aspek utama yang terus dibenahi. Apriyani menegaskan bahwa ia dan Lanny berusaha berkomunikasi di lapangan dan bahkan untuk detail kecil. 
 
“Adaptasi pasti ada. Pola permainan kami harus terus dibangun. Kami selalu komunikasi, bagaimana ambil poin satu per satu, bagaimana main di setiap situasi. Itu yang terus kami benahi,” paparnya.
 
Sementara itu, Lanny Tri Mayasari menilai debut mereka berjalan cukup baik. Ia merasa latihan bersama sejak akhir tahun lalu membantu mempercepat proses adaptasi saat tampil di pertandingan resmi. 
 
“Untuk debutnya, menurut saya cukup baik. Rotasi juga sudah lumayan jalan. Kami dari akhir tahun sudah latihan bareng, jadi tidak terlalu kagok,” kata Lanny.
 
Lanny menambahkan, kesamaan karakter permainan menjadi keuntungan tersendiri bagi Lenny. Baik dirinya maupun Apriyani sama-sama memiliki kecenderungan bermain cepat dan agresif.
 
“Tipe main saya dan Kak Apri hampir mirip, sama-sama suka menyerang cepat. Jadi rotasi-rotasinya bisa lebih cepat terbentuk,” ujarnya.
 
Meski demikian, Lanny mengakui sempat menghadapi kendala di awal laga. Faktor kondisi lapangan dan kepercayaan diri masih menjadi tantangan yang harus ia atasi.
 
“Awal-awal saya masih meraba-raba lapangan, terutama soal arah angin. Pukulan jadi kurang pas dan sempat kurang percaya diri. Tapi setelah interval dan dapat arahan dari pelatih, saya coba lebih pede dan main lebih lepas,” ungkap Lanny.
 
Sementara itu, pasangan putri lainnya, yakni Febriana Dipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari juga melaju ke babak kedua setelah memenangkan pertandingan melawan pasangan Hong Kong, Lui Lok Lok/Yeung Nga Ting. Ana/Trias menuntaskan perlawanan mereka dengan tiga gim 16-21, 21-14, 21-17.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan