Aksi Gregoria Mariska Tunjung saat tampil di ajang Denmark Open 2018. (Foto: Claus Fisker/Ritzau Scanpix/AFP)
Aksi Gregoria Mariska Tunjung saat tampil di ajang Denmark Open 2018. (Foto: Claus Fisker/Ritzau Scanpix/AFP)

Rekor Buruk Berlanjut, Gregoria Kembali Takluk dari Intanon

Olahraga bulu tangkis Malaysia Masters 2019
Muhammad Al Hasan • 16 Januari 2019 15:53
Konsistensi menjadikelemahan Gregoria Mariska Tunjung saat kalah dari Ratchanok Intanon di babak pertama Malaysia Masters 2019. Sempat unggul jauh di setiap awal game, Gregoria pada akhirnya harus mengakui keunggulan tunggal putri andalan Thailand tersebut.
 
Kuala Lumpur:
Pebulutangkis Indonesia Gregoria Mariska Tunjung belum mampu memperbaiki catatan rekornya kala berhadapan dengan Rathanok Intanon. Tunggal putri andalan Indonesia itu takluk 15-21 dan 16-21 pada babak pertama Malaysia Masters 2019, Rabu 16 Januari.
 
Ini merupakan kali ketiga Gregoria harus bertekuk lutut di hadapan pebulutangkis peringkat delapan dunia tersebut. Sebelumnya, Grego juga takluk dari Intanon di ajang Indonesia Open 2018 dan Japan Open 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Grego sejatinya memulai pertarungan di Axiata Arena dengan cukup baik. Di awal game pertama, Gregoria sempat di atas angin setelah memimpin 7-3. Namun, keadaan berbalik setelah Intanon berhasil menyamakan angka menjadi 8-8. Gregoria terus tertekan dan semakin tertinggal (10-19) sebelum akhirnya menyerah 15-21.

Baca:Malaysia Masters 2019: Gregoria Mariska Bertekad Perbaiki Tren Negatif


Kejadian serupa terulang di game kedua. Grego yang sempat unggul 6-0, malah balik tertinggal 8-13 setelah interval. Setelah itu, ia tidak mampu lagi mengejar perolehan poin Intanon sehingga harus merelakan tiket ke babak kedua jadi milik tunggal putri andalan Thailand tersebut.
 
"Kelebihan dia yang paling kelihatan adalah penempatan bola dan ngaturnya dia di lapangan. Jadi tiga kali ketemu, dia selalu bisa mengontrol permainan saya. Saya masih kewalahan mengikuti polanya dia,” kata Gregoria dikutip dari badmintonindonesia.org, Rabu 16 Januari 2019.

Baca juga:Kalahkan Nuggets, Warriors ke Puncak Klasemen


Gregoria sejatinya telah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Sejumlah nasihat dan strategi pun sudah digodognya jauh-jauh hari demi bisa merobohkan dominasi peraih emas tunggal putri Kejuaran Dunia BWF 2013 di Guangzhou itu.
 
"Sebelum main saya sudah mengantisipasi kelebihan dia. Saya juga nonton pertandingan terakhir dia untuk mempelajari. Saya juga sudah diingatkan untuk siap capek oleh pelatih. Cuma dia lebih konsisten sementara saya masih suka lepas-lepas. Ketika lawan mengubah pola saya kurang bisa cepat antisipasi. Saya sudah mencoba yang terbaik, tapi mungkin permainan saya belum keluar semua,” kata Gregoria.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:?Kilas Balik Olahraga 2018

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi