Dalam pertandingan berdurasi 38 menit tersebut, Ketut/Tania dikalahkan Lee/Shin dengan skor 13-21, 15-21. Ini merupakan kekalahan kedua bagi Ketut/Tania atas Lee/Shin. Di turnamen Chinese Taipei Open 2019, Ketut/Tania juga takluk dengan skor 12-21, 18-21.
"Lee/Shin adalah pasangan yang punya power kuat, mereka bisa ganti-ganti pola main. Kalau mereka sedang tertekan, mereka bisa dengan cepat mengubah pola main. Hal ini yang saya rasakan paling menyulitkan dari mereka," kata Tania kepada Badmintonindonesia.org.
"Waktu kalah di game pertama, kami sudah sempat ganti pola. Ini menjadi evaluasi buat kami, kalau kami harus bisa antisipasi perubahan pola dari lawan. Perubahannya sangat cepat, dari gerakan dan pukulan sambungannya cepat sekali," tambah Ketut.
Ketut mengakui bahwa dirinya tak bermain maksimal. Hal itu tak lepas dari traumanya yang belum sembuh akibat mendapatkan cedera lutut.
"Saya nggak mau jadikan ini sebagai alasan, tapi memang saya masih harus membereskan rasa trauma itu. Tapi faktor terbesar dari kekalahan tadi memang cara main, kalau cara main benar, kami tetap punya peluang," sebut Ketut.
Video: Zlatan Ibrahimovic Tinggalkan La Galaxy
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News