Gelar itu menjadi yang ketiga didapat Saina Nehwal di tahun ini. Sebelumnya, pebulu tangkis peringkat lima dunia itu sudah memenangkan India GP Gold pada Januari dan Australia Open Super Series Juni lalu. Saina pun menyebut China Open menjadi salah satu gelar yang paling sulit diraih sepanjang kariernya.
Perjalanan Saina di turnamen yang menyediakan hadiah sebesar USD 700 ribu itu memang fenomenal. Sebelum melaju ke final, pebulu tangkis 24 tahun itu mengalahkan tiga pemain tuan rumah. Mereka adalah Xin Liu, Di Sou, dan Jinjing Qin.
"Saya sangat terkejut ketika melihat lawan saya di final, Akane Yamaguchi telah mengalahkan Sun Yu (Tiongkok) dan Bae Yeon (KorSel). Saya sungguh tidak menyangka bisa mengalahkan tiga pemain Tiongkok tiga kali secara berturut-turut, saya tidak akan pernah melupakan gelar ini sepanjang hidup saya,"kata Nehwal.
"Setiap tahun saya selalu bertanya-tanya apakah saya bisa meraih gelar China Open, karena ini adalah turnamen yang sangat sulit. Ada perasaan yang istimewa saat melihat kerumunan penonton bersorak pada kami berdua, padahal kami tidak berasal dari Tiongkok,"sambungnya. (NDTV/Garry Subekhi)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News