Lima gelar tersebut diraih PB Djarum melalui kategori U-15 putri, U-17 putra, U-17 putri, U-19 putra, dan U-19 putri. Prestasi ini mengukir rekor baru karena untuk pertama kalinya sebuah klub berhasil menjadi juara di lima kategori sejak Superliga Junior mulai digelar pada 2016.
Keberhasilan tersebut sekaligus menegaskan dominasi PB Djarum di kelompok usia muda. Mereka juga sukses mengawinkan gelar U-17 putra dan putri serta U-19 putra dan putri.
Team Manager PB Djarum, Fung Permadi, mengapresiasi perjuangan para pemain yang telah menunjukkan penampilan maksimal sepanjang turnamen. Menurutnya, lima gelar tersebut merupakan hasil kerja keras dan latihan intensif yang dijalani para atlet.
“Namun, tidak hanya merayakan, kami juga akan tetap melakukan evaluasi agar ke depannya bisa lebih baik lagi,” kata Fung.
Dia juga berharap penyelenggaraan berikutnya mendapat dukungan lebih besar sehingga semakin banyak klub asing berkualitas yang berpartisipasi dan membuat persaingan semakin kompetitif.
PB Djarum Kawinkan Dua Gelar U-19
Salah satu pencapaian penting PB Djarum hadir dari kategori U-19 putra dan putri. Kedua tim berhasil mengangkat Piala Liem Swie King dan Piala Susy Susanti setelah memenangi partai final.
Di sektor U-19 putra, PB Djarum mengalahkan PB Jaya Raya Jakarta dengan skor 3-1. Radithya Bayu Wardana membuka keunggulan setelah menundukkan Maharishiel Timotius Gain melalui dua gim langsung, 15-9 dan 17-15.
PB Djarum kemudian memperbesar keunggulan melalui kemenangan pasangan ganda Anju Siahaan/Muhammad Rizki Mubarrok. Jaya Raya sempat memperkecil ketertinggalan lewat Nazwan Abdillah yang mengalahkan Yudha Rendra Wijaya dalam pertandingan tiga gim, 9-15, 15-3, 15-9.
Kepastian gelar juara PB Djarum akhirnya datang dari pasangan Faizal Pangestu/Raihan Daffa Edsel Pramono. Mereka mengalahkan Akmal Nurrahman/Revand Harianto dengan skor 16-14, 11-15, 15-10.
Hasil tersebut sekaligus memperpanjang dominasi PB Djarum di kategori U-19 putra. Mereka berhasil mempertahankan gelar juara yang telah diraih sejak 2017.
Radithya menyebut kekompakan menjadi salah satu kunci keberhasilan timnya. Dukungan antarpemain, menurut dia, tetap terjaga meski ada rekan setim yang gagal menyumbangkan poin.
Sementara itu, tim U-19 putri PB Djarum tampil meyakinkan saat menghadapi C.Y. Foundation Badminton dari Chinese Taipei. Mereka menang telak 3-0 untuk membawa pulang Piala Susy Susanti.
Tiga kemenangan PB Djarum disumbangkan oleh tunggal Hani Miftasari, ganda Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri, serta tunggal Christabel Calista Purwanto.
Calista mengaku senang bisa ikut mengantarkan timnya kembali meraih gelar juara. Dia juga merasa lebih percaya diri karena PB Djarum sudah unggul 2-0 sebelum dirinya turun bertanding.
PB Djarum Rebut Kembali Dua Gelar U-17
Dominasi PB Djarum berlanjut di kategori U-17 putra dan putri. Mereka berhasil merebut kembali Piala Hariyanto Arbi dan Piala Yuni Kartika yang sempat lepas pada penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Tim U-17 putri menjadi yang pertama memastikan gelar setelah mengalahkan Mutiara Cardinal Bandung dengan skor 3-0. Alysa Mukti Salsabiela, pasangan Aqelatul Amaliyah Rahma/Wilia Renasya, serta Kalia Rahmadani menjadi penyumbang kemenangan PB Djarum.
Alysa mengaku keberhasilan tersebut sesuai dengan target tim sejak awal turnamen. Dia juga menyebut gelar juara menjadi pembuktian setelah kegagalan di final tahun lalu.
Tak berselang lama, tim U-17 putra menyusul dengan menundukkan PB Jaya Raya Jakarta 3-1. Jaya Raya sempat unggul melalui tunggal M Alif Akbar dan menggandakan perlawanan lewat pasangan ganda Arybka Okta Disabian/Muhammad Zilazik Artando Zakaria.
Namun, PB Djarum mampu membalikkan keadaan. Tunggal Farel Fadhilah Ukasyah dan pasangan ganda Adhwin Aring Rangga/Rizky Caesar Ramadhan menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah.
Gelar Kelima Datang dari U-15 Putri
Gelar kelima PB Djarum diperoleh dari kategori U-15 putri. Mereka tampil dominan di final dengan mengalahkan Bukit Jalil Sports School Malaysia 3-0.
Tiga kemenangan tersebut disumbangkan oleh tunggal Nafla Berly Syakira Al Habsyi dan Zahra Hafizah Hasanah, serta pasangan ganda Alisha Artha Amara/Florence Alicia Sutanto.
Sebelum melaju ke final, PB Djarum terlebih dahulu menyingkirkan juara bertahan Exist Badminton Academy di babak semifinal. Keberhasilan itu membuat mereka berhak membawa pulang Piala Maria Kristin Yulianti.
Di luar lima gelar PB Djarum, Jaya Raya Solo menjadi juara U-13 putra, sedangkan Jaya Raya Satria mengamankan gelar U-13 putri. Adapun Jaya Raya Jakarta keluar sebagai juara U-15 putra.
MilkLife Superliga Junior Dukung Sport Tourism Kudus
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris turut menyaksikan partai final MilkLife Superliga Junior 2026. Dia menilai penyelenggaraan turnamen olahraga berskala nasional dan internasional dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Menurut Sam'ani, kehadiran peserta dari berbagai negara turut mendukung ambisi Kudus untuk berkembang menjadi destinasi sport tourism di Indonesia.
Dia juga mengapresiasi masyarakat Kudus yang telah menyambut para peserta dan tamu dengan baik. Penyelenggaraan turnamen tersebut dinilai memberikan manfaat bagi pelaku UMKM, hotel, penginapan, serta sektor ekonomi lainnya.
“Dengan adanya event-event olahraga baik tingkat nasional hingga internasional membuat kota ini memiliki cita-cita menjadi destinasi sport tourism terbesar di Indonesia. Bahkan, di MilkLife Superliga Junior 2026 terdapat tujuh perwakilan negara lain yang datang ke Kudus. Terima kasih kepada masyarakat Kudus karena sudah menjadi tuan rumah yang baik," tutur Sam'ani.
Daftar Juara MilkLife Superliga Junior 2026
| Kategori | Juara | Runner-up |
| U-13 Putra | Jaya Raya Solo | Jaya Raya Satria |
| U-13 Putri | Jaya Raya Satria | Taqi Arena Badminton Academy |
| U-15 Putra | Jaya Raya Jakarta | Mutiara Cardinal Bandung |
| U-15 Putri | PB Djarum | Bukit Jalil Sports School Malaysia |
| U-17 Putra | PB Djarum | Jaya Raya Jakarta |
| U-17 Putri | PB Djarum | Mutiara Cardinal Bandung |
| U-19 Putra | PB Djarum | Jaya Raya Jakarta |
| U-19 Putri | PB Djarum | C.Y. Foundation Badminton |
Daftar Favorite Athlete MilkLife Superliga Junior 2026:
- U-13 Putra: Andra Julio Ghaizan (Jaya Raya Satria)
- U-13 Putri: Angelice Luigi Nathaniela (Jaya Raya Satria)
- U-15 Putra: Revie Israel Lumoindong (Jaya Raya Jakarta)
- U-15 Putri: Nafla Berly Syakira Al Habsyi (PB Djarum)
- U-17 Putra: Muhammad Zilazik Artando Zakaria (Jaya Raya Jakarta)
- U-17 Putri: Aqelatul Amaliyah Rahma (PB Djarum)
- U-19 Putra: Radithya Bayu Wardhana (PB Djarum)
- U-19 Putri: Hani Miftasari (PB Djarum)