Putri Kusuma Wardani. (Foto: ANTARA/HO-Tim PBSI/am)
Putri Kusuma Wardani. (Foto: ANTARA/HO-Tim PBSI/am)

Debut Manis Putri Kusuma Wardani di Piala Uber

Olahraga Bulu Tangkis Piala Thomas & Uber
Alfa Mandalika • 09 Oktober 2021 20:19
Aarhus: Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Rionny Mainaky memuji penampilan Putri Kusuma Wardani sebagai debutan Piala Uber yang mampu menyumbang angka bagi Tim Indonesia.
 
Putri membawa tim Piala Uber Indonesia memimpin 3-0 atas Jerman pada babak penyisihan Grup A, dengan mengalahkan Ann-Kathrin Spori 21-11, 21-17 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Sabtu 9 Oktober 2021.
 
Sebagai pemain yang pertama kali tampil di ajang beregu perebutan Piala Uber, Putri mampu melakoni laga dengan baik. Meskipun belum konsisten, namun paling tidak dia bisa menyumbangkan satu angka kemenangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebagai pemain debutan, Putri sudah bermain baik. Memang belum bisa konsisten seperti di gim kedua, tetapi secara keseluruhan dia bisa menyumbangkan poin bagi Indonesia," kata Rionny Mainaky melalui siaran pers PP PBSI.
 
Pada gim pertama, Putri bisa bermain baik. Dia bisa memimpin dan terus menjaga keunggulan. Gim pertama ditutup dengan skor yang terbilang jauh, 21-11.
 
"Gim pertama saya bisa main lepas. Hanya ingin bermain bagus saja. Tidak berpikir macam-macam. Dampaknya bisa mengeluarkan permainan terbaik," kata Putri seusai peregangan di ruang pemanasan.
 
Namun pada gim kedua, konsistensi permainan Putri tak mampu dijaga. Banyak pola yang dikembangkan Putri, malah menjadi bumerang. Banyak melakukan kesalahan dan terburu-buru. Dia sempat tertinggal jauh hingga 6-10. Kesalahan kembali dilakukan hingga Putri tertinggal hingga 13-17.
 
"Di gim kedua penampilan saya memang buruk. Saya nervous. Ingin cepat-cepat mematikan bola lawan. Saya tertinggal jauh dan banyak mati sendiri," ujarnya.
 
Bersyukur, Putri bisa kembali menemukan pola permainan seperti di gim pertama. Dia pun bisa menambah poin demi poin dan menyapu delapan angka secara beruntun. Dia pun mengunci lawan hingga menutup gim kedua dengan 21-17.
 
"Satu per satu saya dapat poin dan menyusul. Saya lebih percaya diri setelah pola bermain saya bisa masuk. Saya pun bisa lebih tenang dan mengontrol permainan," ujarnya. (Ant)
 
(ASM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif