Sempat Bangkit di Game Kedua
Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari sebenarnya mampu memberikan perlawanan ketat kepada Lee So Hee/Baek Ha Na. Pada game pertama, Ana/Trias sempat menjalankan strategi yang telah dipersiapkan.Mereka berusaha memainkan reli panjang untuk meredam permainan pasangan Korea Selatan. Namun, memasuki fase akhir gim, Ana/Trias justru kehilangan momentum karena terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan.
"Kami dari game pertama sudah menjalankan apa yang sudah direncanakan, kami main panjang tapi di akhir ada momen kami terlalu terburu-buru," ujar Ana.
Tertinggal 0-1, Ana/Trias mampu memberikan respons positif pada game kedua. Mereka bermain lebih efektif dan berhasil merebut game tersebut dengan skor 21-15, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui gim ketiga.
Lee/Baek Ubah Tempo Permainan
Memasuki game penentuan, pertandingan sempat berlangsung ketat pada awal permainan. Namun, Lee So Hee/Baek Ha Na kemudian mengubah pola permainan dengan memperlambat tempo dan lebih banyak memainkan bola satu demi satu.Perubahan tersebut membuat Ana/Trias kesulitan menjaga ritme permainan. "Di game ketiga saat poin sedang ketat di awal, mereka mengubah permainan dengan coba memperlambat tempo, mulai main satu-satu," kata Ana. Ana/Trias mencoba menaikkan kembali tempo pertandingan agar tidak terjebak dalam permainan lambat. Namun, upaya tersebut belum berjalan maksimal.
Menurut Ana, beberapa kesalahan sendiri juga membuat pasangan Indonesia tersebut semakin sulit mengejar perolehan angka. "Kami berusaha memecah itu agar temponya tidak terlalu pelan tapi kadang masih terburu-buru, kadang bola enak tapi pukulannya tidak akurat dan melakukan kesalahan sendiri," papar Ana.
Banyak Perbaikan
Meski gagal melangkah lebih jauh, Ana menilai pertandingan melawan Lee So Hee/Baek Ha Na menunjukkan adanya perkembangan dalam permainan mereka. Salah satu hal positif yang bisa dibawa pulang adalah keberhasilan Ana/Trias merebut satu gim dari pasangan Korea Selatan tersebut.Sebelumnya, mereka juga memiliki misi untuk membalas kekalahan dari Lee So Hee/Baek Ha Na di Kejuaraan Dunia. Sayangnya, target tersebut belum berhasil diwujudkan pada pertemuan kali ini.
"Kami pastinya mau menang hari ini dan kami sudah berusaha. Targetnya belum tercapai untuk membalas kekalahan di Kejuaraan Dunia tapi kami merasa kami ada peningkatan karena bisa ambil satu gim dari mereka," tutur Ana.
Meski demikian, Ana menyadari masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi agar mereka bisa tampil lebih konsisten ketika menghadapi pasangan papan atas dunia. "Tapi tetap banyak yang harus diperbaiki lagi," tutup Ana.