Sabar/Reza mengaku girang bisa merasakan Piala Thomas untuk pertama kalinya. Mereka semakin senang karena bisa meraih kemenangan pertama di turnamen sekaligus membantu Indonesia menyamakan kedudukan sementara.
"Pastinya senang banget bisa main pertama kali di Thomas Cup walau lumayan tadi ada pressure yang dirasakan karena kita tahu tim sedang ketinggalan. Tapi alhamdulillah kami bisa amankan poin untuk mudah-mudahan menambah kepercayaan diri teman-teman yang main setelah kami dan bisa membawa Indonesia menang," ujar Sabar.
Baca juga: Piala Thomas 2026: Jojo Takluk, Indonesia Tertinggal dari Thailand
"Persaingan di grup D cukup ketat ya apalagi kita di ganda putra selalu diharapkan untuk menyumbang poin. Bagi kami Ini tidak mau dijadikan beban jadi fokusnya setiap pertandingan saat kita dipercaya turun," beber Reza.Sabar/Reza mengakui bahwa bermain menyerang menjadi kunci. Dengan kondisi angin yang kencang, laju shuttlecock semakin cepat dan cocok dengan gaya main menyerang yang disiapkan bersama pelatih.
"Dengan kondisi shuttlecock yang kencang, pelatih memang terus menginstruksikan kami untuk menyerang dan tidak kendur," ucap Reza.
"Di gim kedua setelah unggul jauh, kami sempat lengah yang membuat mereka bisa mengejar. Ada bola-bola yang seharusnya tidak mati jadi mati. Ini evaluasi untuk ke depan bagaimana tidak terulang lagi dan secara pola permainan serta fokus harus ditajamkan lagi," papar Sabar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News