Putri sebetulnya punya peluang saat mampu bangkit dan merebut game kedua. Namun pada game ketiga, lagi-lagi Putri tak dapat mengatasi tekanan demi tekanan yang dihujankan oleh Huang. Putri kembali tertinggal.
“Saya belum bisa menghasilkan yang terbaik karena lawan juga pasti mempersiapkan strategi dan pola bermain yang sangat luar biasa, karena tadi dari game pertama sampai game ketiga saya kesulitan,” kata Putri, pemain rangking tujuh dunia.
“Lawan sudah merancang strategi ambil bola dari depan dan bola atasnya itu jumping-jumping, itu yang membuat saya kesulitan karena sedikit enggak kelihatan (arah bolanya),” tuturnya.
Indonesia Masters 2026 adalah turnamen ketiga Putri di bulan ini. Sebelumnya, Putri juga tampil di Malaysia Open (Super 1000) dan India Open (Super 750).
Baca juga: Indonesia Masters 2026: Fajar/Fikri Singkirkan Leo/Bagas untuk Tembus Perempat Final
“Kelelahan itu pasti ada, tapi kan kita juga harus mengontrol, namanya juga pertandingan kan kita harus habis-habisan. Saya berusaha untuk bisa mengeluarkan semua permainan saya dan bisa kuat di lapangan,” beber Putri.Putri dijadwalkan bertanding lagi di bulan Maret mendatang, tepatnya di kejuaraan All England 2026. Ia punya waktu cukup banyak untuk recovery dan berlatih lebih intensif jelang kejuaraan bergengsi tersebut.
“Bisa istirahat dan yang lebih penting, saya bisa latihan jadi bisa memperbaiki kesalahan dan kekurangan di tiga turnamen ini,” komentar Putri.
Putri merupakan satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia yang berlaga di Indonesia Masters 2026. Sektor tunggal menyisakan wakil di nomor tunggal putra lewat Alwi Farhan.
Alwi akan bertanding malam ini (Kamis, 22/1) melawan Wang Zheng Xing dari China. Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting terpaksa mundur dari kejuaraan berhadiah total 500 ribu Dollar AS ini karena mengalami cedera pinggang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News