Putri Kusuma Wardani (dok. PBSI)
Putri Kusuma Wardani (dok. PBSI)

Indonesia Masters

Indonesia Masters 2026: Lewati Babak Pertama, Putri KW Langsung Bidik Gelar

Gregorius Gelino • 21 Januari 2026 21:28
Jakarta: Putri Kusuma Wardani melangkah ke babak kedua Indonesia Masters 2026 setelah menang dua game langsung atas wakil Taiwan, Sung Shuo Yun. Putri mengalahkan Sung dengan skor 21-15 dan 21-15.
 
Laga ini merupakan pertemuan kedelapan bagi kedua pemain. Putri sementara unggul dalam catatan rekor pertemuan dengan skor 5-2. Putri tampaknya sudah bisa membaca pola main lawan dan menerapkan strategi yang tepat. 
 
“Secara keseluruhan, saya cukup puas dengan penampilan hari ini. Saya bisa mengeluarkan semua kemampuan saya. Di Australian Open 2025, saya bertemu dengan Sung, menurut saya hari ini dia bermain sangat safe. Sementara saya di game pertama dan kedua masih banyak melakukan kesalahan sendiri,” ujar Putri. 

“Di pertandingan tadi, saya lebih sering baca arah angin, karena arah anginnya agak berbeda dengan saat test court. Saya memang masih mencari pola main yang pas, tapi harus safe juga,” kata Putri yang kini duduk di peringkat tujuh dunia.
 
Ketika ditanya targetnya di Daihatsu Indonesia Masters 2026, Putri berharap bisa meraih gelar juara karena ada rasa penasaran belum bisa naik podium tertinggi di turnamen level Super 500. 

Baca juga: Indonesia Masters 2026: Muhammad Yusuf Dapat Pelajaran Berharga

“Sangat termotivasi, karena saya sudah tiga kali dapat medali perak di level Super 500. Rasanya ingin banget juara di level Super 500 pertama saya di Indonesia,” tuturnya. 
 
Putri menjadi runner up di tiga turnamen level Super 500 di Australian Open 2025, Hylo Open 2025 dan Hong Kong Open 2024. Indonesia Masters 2026 adalah turnamen ketiga Putri di bulan ini.
 
Dua pekan sebelumnya, Putri tampil di Malaysia Open (Super 1000) dan India Open (Super 750). Putri finis di babak perempat final di kedua turnamen ini.
 
“Walaupun di Daihatsu Indonesia Masters 2026 tidak banyak pemain top 10, tapi persaingan di tunggal putri sudah sangat ketat. Pemain yang lebih senior dari saya sudah konsisten, pemain yang lebih junior bermain dengan cukup baik dan nggak mau kalah dengan pemain senior,” kata Putri. 
 
“Besok saya nggak tahu ketemu siapa, tapi pengin habis-habisan karena di rumah sendiri. Soal kondisi, bisa dibilang main di level Super 1000 dan 750 itu lawan-lawannya nggak mudah, saya juga belum bisa sampai semifinal. Ada sedikit lelah, tapi saya harus bisa mengontrol pikiran dan badan juga untuk recovery,” ungkap Putri.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan