Kabid Binpres PBSI, Susy Susanti saat memantau latihan pemain jelang tampil di Piala Sudirman 2019 (Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Kabid Binpres PBSI, Susy Susanti saat memantau latihan pemain jelang tampil di Piala Sudirman 2019 (Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

PBSI Andalkan Tiga Sektor di Indonesia Open 2019

Olahraga bulu tangkis
Achmad Firdaus • 15 Juni 2019 00:25
Selain ganda putra, sektor tunggal putra dan ganda campuran diharapkan Susy bisa menghadirkan prestasi buat Indonesia. Sementara untuk sektor tunggal dan ganda putri, diharapkan bisa membuat kejutan dengan mengalahkan para unggulan.
 
Jakarta:
Indonesia bertekad meraih hasil maksimal di ajang Indonesia Open 2019 yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 16-21 Juli mendatang. Tak tanggung-tanggung, PBSI membidik tiga gelar.
 
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, SusySusanti mengatakan, ada tiga sektor yang diharapkannya bisa meraih prestasi di ajang bergengsi tersebut.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ganda putra tentu masih jadi andalan lewat Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Tapi saya juga menaruh harapan besar pada sektor tunggal putra dan ganda campuran," kata Susy dalam siaran pers Kamis 14 Juni 2019.

Baca:Salam Perpisahan Para Pebulu Tangkis Dunia untuk Lee Chong Wei


Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting menjadi dua pemain yang diharapkan bisa bersinar di sektor tunggal putra. Kebetulan, keduanya tengah dalam grafik permainan yang meningkat.
 
Jojo -sapaan akrab Jonatan- tampil sebagai juara di ajang New Zealand Open 2019 dan Australia Open 2019. Sementara Anthony tampil sebagai runner up di ajang Singapore Open 2019 dan Australia Open 2019.
 
Di sektor ganda campuran, pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, diharapkan bisa membuat kejutan besar. Maklum, mereka nantinya bakal mendapat dukungan penuh dari suporter di Istora.
 
Sejauh ini, prestasi kedua pasangan tersebut juga bisa dikatakan cukup stabil. Praveen/Melati berhasil jadi runner up di tiga turnamen, yakni India Open 2019, New Zealand Open 2019 dan Australia Open 2019. Adapun, Hafiz/Gloria sempat membuat gebrakan dengan menjuarai Thailand Open 2018, lalu jadi runner up di German Open 2019.
 
"Ganda campuran tetap punya peluang untuk jadi juara, meskipun Praveen/Melati masih belum berhasil meraih gelar tersebut. Mudah-mudahan dengan menjadi tuan rumah, mereka jadi lebih percaya diri, lebih semangat dan lebih mau membuktikan diri. Untuk Hafiz/Gloria, power-nya harus ditambah lagi," ujar Susy.

Baca juga:Insiden Penembakan Warnai Perayaan Juara Toronto Raptors


Di ganda putri dan tunggal putri, Susi masih memiliki keyakinan bahwa kedua sektor tersebut berpotensi untuk membuat kejutan dengan mengalahkan lawan yang lebih diunggulkan.
 
"Untuk Greysia Polii/Apriyani Rahayu, kekuatan dan ketahanan mereka harus ditambah lagi. Untuk tunggal putri, memang menjadi sektor yang paling ketinggalan. Kami akui itu. Namun kami terus mengupayakan berbagai cara untuk bisa mendongkrak prestasi tunggal putri," ungkap Susy.
 
Indonesia Open 2019 akan diselenggarakan mulai 16 hingga 21 Juli 2019 di Istora Senayan, Jakarta. Total hadiah yang diperebutkan oleh para pemain dalam turnamen bulu tangkis
level Super 1000 itu mencapai 1,25 juta dolar Amerika Serikat atau setara Rp17 miliar.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video: Lee Chong Wei Gantung Raket


 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif