Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. (Foto: Humas PBSI)
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. (Foto: Humas PBSI)

Kunci Sukses Hendra/Ahsan ke Final All England

Olahraga bulu tangkis all england
Kautsar Halim • 09 Maret 2019 22:31
Birmingham: Satu tiket final All England 2019 digenggam ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Tren positif itu tidak didapat dengan mudah oleh keduanya pada fase semifinal, Sabtu 9 Maret.
 
Adalah wakil Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) yang menjadi lawan Hendra/Ahsan di semifinal. Laga baru bisa selesai dengan skor dengan skor 21-19, 21-16 setelah bertanding selama 44 menit.
 
Banyak momen dramatis saat Hendra/Ahsan menaklukkan Kamura/Sonoda. Tapi yang paling menegangkan adalah ketika Hendra tetap memutuskan untuk melanjutkan laga ketika betis kanannya cedera pada game kedua.

Klik:Singkirkan Wakil Jepang, Ahsan/Hendra ke Final All England 2019


Menurut informasi dari Humas PBSI, cedera itu disebabkan karena Hendra mendarat tidak sempurna seusai melakukan smes melompat. Dia pun mendapat pertolongan medis dengan dipasangkan decker dan disemprot cairan penahan rasa sakit.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kamura/Sonoda yang sadar akan keadaan itu gagal tak memanfaatkan kesempatan karena Hendra/Ahsan tetap memberikan perlawanan dengan baik. Alhasil, pertandingan bisa ditutup dalam dua game langsung.
 
“Hendra tetap mau fight, jadi kami harus fight. Tempo main berubah karena Jepang juga mau mengubah tempo. Ini menguntungkan kami karena mereka jadi lebih banyak angkat bola,” kata Ahsan setelah pertandingan.

Klik:Laju Lorenzo Bikin Marquez Terkesan


“Tadi pasti khawatir karena lawan mau memperlambat tempo laga. Jadi, sebisa mungkin kami ambil pola permainan yang membuat Hendra lebih sering di depan. Tapi alhamdulillah, poin tetap didapat meskipun dia tetap sering ke belakang," tambahnya.
 
"Keadaan yang menuntut kami tampil dengan strategi itu. Sebisa mungkin kami kontrol pertandingan. Kalau tidak, kami pontang-panting,” lanjut Ahsan yang menemani Hendra menjuarai All England lima tahun silam.
 
Hendra tidak dapat mengikuti jumpa pers karena harus mendapat perawatan khusus atas cederanya. Lawan dia dan Ahsan di final baru diketahui lewat hasil laga Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kontra Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) yang bergulir beberapa saat lagi.
 

(KAU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif