Raut kekecewaan Apriyani Rahayu, pasangan Greysia Polii di ganda putri usai gagal melanjutkan kiprah di BWF World Tour Finals 2018 (Dok. PBSI)
Raut kekecewaan Apriyani Rahayu, pasangan Greysia Polii di ganda putri usai gagal melanjutkan kiprah di BWF World Tour Finals 2018 (Dok. PBSI)

PBSI Evaluasi Kegagalan di World Tour Finals

Olahraga bulu tangkis
Rendy Renuki H • 15 Desember 2018 22:43
Jakarta: Para pebulu tangkis Indonesia gagal total di ajang BWF World Tour Finals 2018. Target meraih gelar juara yang diusung melayang lebih awal setelah tak ada satu pun wakil Indonesia yang lolos ke semifinal.

Torehan buruk tersebut coba dievaluasi Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI). Enam wakil Indonesia yang lolos ke World Tour di Guangzhou harus terhenti di babak penyisihan grup.

Termasuk sektor ganda putra yang menjadi andalan utama meraih gelar di ajang tersebut. Ganda putra gagal meloloskan pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo karena Marcus mengalami cedera.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Memang penampilan atlet kami belum maksimal. Jadi memang ada beberapa, yang pertamanya penampilan bagus setelah itu tengah-tengah silang," ujar Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI, Susy Susanti kepawa awak media, Sabtu 15 Desember. "Kalau Marcus memang ada cedera sedikit. Kami juga tidak memaksakan takutnya bertambah parah. Lebih baik kami siapkan untuk pertandingan selanjutnya saja," sambungnya.

Sementara, sektor tunggal putra yang diharapkan juga bisa memberikan kejutan harus pulang dengan tangan hampa. Andalan tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting, dinilai Susy bermain jauh dari performa terbaiknya.

"Mungkin karena padatnya turnamen. Bukannya kami mengambinghitamkan, tapi ada baiknya BWF juga mendengar masukan dari pemain. Kami sebagai pengurus keberatan jika terlalu diporsir. Apalagi untuk pemain yang peringkatnya jauh di atas, diwajibkan mengikuti 12 pertandingan. Tidak boleh tidak hadir, jika tidak hadir denda 5 ribu dollar," tuturnya.

 


(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi