Kesulitan Adaptasi
Yusuf sebenarnya sempat memberikan perlawanan ketat, terutama pada game kedua. Namun, sejumlah kesalahan dan kegagalannya mengejar poin di momen-momen krusial membuat pemain Indonesia itu harus mengakui keunggulan Zhe.Pada game pertama, Yusuf mengaku belum mampu menemukan permainan terbaiknya. Kondisi shuttlecock yang cukup lambat juga membuatnya kesulitan menerapkan permainan menyerang dengan cepat.
“Tadi mainnya di gim pertama masih kurang enak, masih kurang yakin. Shuttlecock-nya cukup lambat jadi nggak bisa buru-buru untuk menyerang,” kata Yusuf.
Menurutnya, Zhe Ying Wu tampil disiplin sepanjang pertandingan. Wakil Taiwan tersebut mampu bermain sabar dengan pertahanan yang rapat sehingga menyulitkan Yusuf untuk mendapatkan poin melalui serangan.
“Lawan pun bermain baik, sabar dan rapat, pertahanannya sulit ditembus,” lanjutnya.
Memasuki game kedua, performa Yusuf mulai mengalami peningkatan. Ia mengaku sudah lebih nyaman beradaptasi dengan kondisi lapangan dan mampu memberikan tekanan lebih besar kepada lawannya. Sayangnya, momentum tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan. Yusuf masih tertinggal di penghujung game kedua dan akhirnya kalah tipis 19-21.
“Ini pertandingan pertama juga jadi adaptasinya belum terlalu baik di lapangan. Sayang memang di gim kedua saya sudah mulai enak mainnya dan bisa mengejar tapi di akhir tidak bisa menyamakan skor,” jelas Yusuf.
Bahan Evaluasi Jelang Asian Games
Meski tersingkir lebih awal di Pontianak Indonesia Masters 2026, Yusuf tidak ingin terlalu larut dalam hasil tersebut. Ia justru menjadikan pertandingan ini sebagai bahan evaluasi sebelum menghadapi agenda yang lebih besar bersama tim Indonesia.Terlebih, Yusuf merasa mendapat kepercayaan besar setelah terpilih masuk dalam skuad Indonesia untuk Asian Games 2026. Ia menilai masih ada sejumlah aspek yang harus diperbaiki, terutama dari sisi fisik dan mental.
Pengalaman menghadapi Zhe Ying Wu di Pontianak diharapkan bisa menjadi modal penting untuk meningkatkan performanya sebelum tampil di ajang multievent Asia tersebut. “Ini modal untuk saya ke Asian Games, evaluasi dan perbaikan dari fisik dan pikirannya,” ujar Yusuf.
Yusuf pun mengaku senang mendapat kesempatan memperkuat Indonesia di Asian Games. Ia bertekad memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin dan memberikan kontribusi terbaik untuk Merah Putih.
“Saya senang bisa terpilih masuk ke dalam tim, berharap bisa kasih yang terbaik buat Indonesia,” pungkasnya.