Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Ganda Campuran Indonesia tidak Sesuai Harapan

Olahraga bulu tangkis
Kautsar Halim • 16 Desember 2019 16:55
Guangzhou: Dua pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja gugur lebih cepat di ajang BWF World Tour Finals 2019. Tren negatif tersebut disikapi serius Nova Widianto selaku pelatih ganda campuran PBSI.
 
Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria gagal ke semifinal World Tour Finals yang berlangsung di Guangzhou, Tiongkok. Mereka kalah bersaing dengan Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) dan Si Wei Zheng/Ya Qiong Huang (Tiongkok) yang tergabung dalam fase penyisihan di Grup B.
 
“Tentunya hasil ini tidak sesuai dengan target awal kami, karena harapannya setidaknya ada satu wakil yang lolos ke semifinal,” kata Nova seperti dikutip kepada badmintonindonesia.org.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Harus diakui, penampilan kedua pasangan kita kurang memuaskan di kejuaraan ini. Saya sudah mengantongi beberapa poin yang harus segera di evaluasi dari mereka, supaya di awal tahun depan, mereka sudah siap lagi menghadapi turnamen selanjutnya,” lanjutnya.
 
Di klasemen akhir Grup B, Praveen/Melati terpaksa berada di urutan empat atau paling buncit karena belum pernah menang dari tiga laga yang diberikan. Sementara itu, Hafiz/Gloria berada di urutan tiga karena hanya mampu sekali menang, dan itupun atas Praveen/Melati.
 
“Dari segi hasil sudah pasti tidak memuaskan. Dan dari segi penampilan juga, kedua pasangan kita nggak bisa maksimal,” ungkapnya.
 
Lebih lanjut Nova menuturkan, Praveen/Melati dinilainya perlu meningkatkan segi fokus dan konsentrasi di lapangan. Sedangkan Hafiz/Gloria, kata Nova, masih banyak yang harus diperbaiki, khususnya secara teknikal.
 
“Saya rasa Hafiz/Gloria secara teknik masih banyak yang harus diperbaiki, terutama soal variasi pukulan. Kalau sudah berada di top level, mereka harus punya itu. Apalagi sekarang persaingan semakin ketat jelang Olimpiade 2020 nanti,” tutup Nova.
 

 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif