Suasana jumpa pers Audisi Umum PB Djarum. (Foto: Istimewa)
Suasana jumpa pers Audisi Umum PB Djarum. (Foto: Istimewa)

Cari Bibit Juara, PB Djarum Kembali Gelar Audisi Umum pada Oktober Mendatang

Kautsar Halim • 10 Agustus 2022 15:38
Jakarta: Setelah dua tahun vakum, PB Djarum kembali menggelar ajang pencarian atlet bulu tangkis bertalenta Tanah Air dalam dua kelompok usia, yakni U-11 dan U-13. Kali ini, Audisi Umum PB Djarum 2022 bakal bergulir terpusat di GOR Djarum, Jati, Kudus pada 19-22 Oktober mendatang.
 
Yoppy Rosimin selaku Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Ketua PB Djarum mengungkapkan, penyelenggaraan Audisi Umum tak lepas dari upaya klub memutar roda regenerasi atlet yang akan dibina sejak usia dini. Dia berharap Audisi Umum bisa secara maksimal membina para atlet muda untuk meneruskan semangat juara yang sudah terbentuk sejak lama. 
 
"Karena menempa talenta serta mental atlet setidaknya butuh waktu 10 tahun sampai mereka siap membela nama bangsa di panggung bulu tangkis dunia," kata Yoppy dalam jumpa pers virtual, Rabu (10/8/2022).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nantinya, para atlet belia yang mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation ini akan menjalani serangkaian pembinaan. Kemudian selama masa pembinaan di markas PB Djarum, mereka akan diberi kesempatan dan target untuk mengukur kemampuan di berbagai turnamen lokal, regional, nasional dan internasional.
 
"PB Djarum memiliki agenda rutin mengirimkan atlet-atlet usia dini memperkaya jam terbang mereka dengan bertanding di level nasional hingga internasional. Salah satu yang sering kami lakukan ialah mengirimkan atlet ke berbagai kejuaraan Eropa seperti Slovenia, Denmark dan juga Jerman agar mereka mengetahui kerasnya persaingan bulu tangkis level dunia," lanjut Yoppy. 
 
Ketua Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, menuturkan bahwa Audisi Umum tahun ini akan mencari bibit pebulu tangkis berkarakter yang memiliki bakat dan teknik mumpuni ditopang dengan semangat juang serta mental yang kokoh. Berbagai elemen penilaian ketat akan diterapkan demi menemukan bibit berkualitas yang diinginkan PB Djarum.
 
"Untuk itu, elemen penilaian akan kami buat lebih ketat dari sebelumnya. Tahun ini, kami menerapkan proses screening dua kali, yaitu main lima menit dan main 10 menit dengan tujuan agar bisa lebih mengetahui kualitas si atlet. Setelah itu, proses seleksi berlanjut ke tahap turnamen. Mereka yang menjadi finalis di babak turnamen akan lanjut ke fase karantina," jelas Sigit pernah jadi juara dunia ganda putra pada 1997 silam.
 
Elemen penilaian berbeda lainnya dalam Audisi Umum tahun ini ialah diperpanjangnya durasi karantina dari yang semula satu minggu menjadi tiga minggu. Selama rentan waktu tersebut, calon atlet PB Djarum akan dinilai melalui dua aspek, yakni fisik dan psikis guna mengukur kemampuan emosional, motivasi/daya juang, serta tingkat kematangan saat betanding.
 
Buah dari tempaan fisik dan mental dalam proses pembinaan usia dini PB Djarum kini mulai terlihat. Di sejumlah turnamen level junior, atlet-atlet PB Djarum mulai menunjukkan tajinya di atas lapangan. Terkini, mereka sukses mengantarkan tim Jawa Tengah meraih titel juara umum Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Presiden 2022 dengan memboyong sembilan gelar. 
 
Menariknya, di sektor Tunggal Pemula Putra U-15, terjadi all PB Djarum semifinal yang diisi oleh para pemain jebolan Audisi Umum. Mereka adalah Yarits Al Kaaf Rengganingtyas, Radithya Bayu Wardhana, Nazwan Abdillah, dan Muh. Nasrulloh Al-Habsyi. Radithya yang merupakan jebolan Audisi Umum 2018 akhirnya keluar sebagai kampiun dan menambah koleksi gelar selain menjuarai Sirnas B Sumatera Utara 2022.
 
Tak hanya sektor putra, PB Djarum juga fokus mengembangkan para pemain di nomor putri. Salah satu natu nama yang prestasinya kian gemilang ialah Jolin Angelia. Dara asal Medan berusia 14 tahun ini juga sukses menyabet gelar juara di Piala Presiden 2022 untuk nomor Ganda Pemula Putri U-15. Sebelumnya, Jolin sempat menjadi juara Liga PB Djarum U-11 dan U-13, serta juara Sirnas B Sumatera Utara kategori Tunggal Pemula Putri.
 
Sigit menuturkan, Radithya dan Jolin merupakan satu dari sekian banyak nama atlet muda PB Djarum yang dibina sesuai dengan bakat dan tingkat ketertarikan si atlet. Skema pembinaan yang sama juga diterapkan kepada pemain ganda putri unggulan Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti. Sebelum berkilau di level senior, Fadia kenyang dengan tempaan para pelatih PB Djarum di level junior. 
 
Bergabung pada 2014, Fadia diasah dan diterjunkan ke berbagai turnamen regional, nasional bahkan internasional untuk mengasah kemampuan. Merespons itu, Fadia mengaku bersyukur bisa bergabung dengan klub PB Djarum dan berharap Audisi Umum tetap rutin terselenggara. 
 
"Selain bakat dan kemampuan yang benar-benar diasah, saya juga diberi banyak kesempatan mengikuti berbagai turnamen selama di PB Djarum. Hal ini sangat berguna untuk pengembangan kemampuan dan juga jam terbang saya sebagai atlet. Saya berharap pembinaan seperti ini, khususnya di usia dini, terus berjalan,” kata Fadia.
 
Sementara itu, pendaftaran Audisi Umum PB Djarum 2022 sudah bisa dilakukan secara daring melalui www.pbdjarum.org. 
 
(KAH)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif