Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Leo/Daniel setelah sempat absen dari Denmark Open 2026 karena Daniel mengalami cedera. Keduanya kembali menunjukkan kemampuan untuk bersaing di turnamen level BWF World Tour Super 750.
Meski berhasil menang dua gim langsung, Leo mengakui mereka belum sepenuhnya nyaman dengan permainan pada pertandingan tersebut. Penerapan time clock membuat mereka harus bermain lebih cepat, sehingga adaptasi menjadi salah satu pekerjaan rumah.
Di sisi lain, Daniel mengungkapkan kondisi bahunya sudah membaik dibandingkan pekan sebelumnya. Namun, rasa nyeri masih ada dan menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam melanjutkan perjuangan di Paris.
Leo/Daniel Akhiri Penantian Setelah Absen di Denmark Open
Leo mengaku senang bisa kembali bertanding bersama Daniel setelah pertandingan mereka di Denmark Open pekan lalu harus dilewatkan akibat cedera yang dialami sang pasangan.
“Alhamdulillah perasaannya pasti sangat senang, ini pertandingan yang saya tunggu juga setelah Asian Games. Sempat tertunda karena di Denmark Daniel cedera, tapi hari ini bisa kembali,” kata Leo dalam keterangan resmi Tim Media & Humas PBSI.
Sebelum French Open, keduanya memang menarik diri dari Denmark Open 2026 karena Daniel mengalami masalah fisik. Keputusan tersebut diambil untuk memprioritaskan pemulihan sebelum kembali bertanding.
Dalam laga pembuka di Paris, Leo/Daniel mampu mengatasi perlawanan Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen lewat dua gim langsung. Mereka mengamankan gim pertama dengan skor 21-18, kemudian menjaga keunggulan untuk menutup gim kedua 21-15.
Meski meraih kemenangan, Leo menilai penampilan mereka masih bisa ditingkatkan. Kemudian, ia menyoroti penerapan time clock yang menurutnya membuat permainan terasa terburu-buru.
“Bicara penampilan, kami merasa terlalu terburu-buru karena time clock diberlakukan. Jadi, semua seperti harus cepat. Kami belum nyaman, dan mungkin, kalau bisa, tidak diberlakukan lagi,” ujar Leo.
Leo menegaskan mereka ingin tampil bagus dan mengejar gelar di French Open 2026. Namun, kesehatan tetap menjadi prioritas agar mereka dapat menjalani turnamen tanpa mengalami cedera lagi.
“Kami ingin bermain bagus di sini dan meraih gelar, tapi yang terpenting adalah kami diberikan kesehatan dan tidak ada yang cedera lagi,” tutur Leo.
Daniel Marthin Ungkap Kondisi Bahu
Daniel menyebut instruksi pelatih menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kendali permainan, terutama setelah interval gim kedua.
Menurutnya, Leo/Daniel diminta bermain lebih tenang dan mengatur pola permainan dengan lebih baik. Mereka mampu menjalankan arahan tersebut hingga akhirnya mengunci kemenangan.
“Setelah interval gim kedua, kami ada instruksi dari pelatih untuk bisa bermain lebih tenang dan lebih bisa mengatur pola permainan. Kami mencoba dan berhasil. Harusnya kami dari awal harus bisa lebih siap lagi,” kata Daniel.
Selain mengevaluasi permainan, Daniel juga memberikan perkembangan mengenai kondisi fisiknya. Ia mengaku bahunya masih terasa nyeri, tetapi kendala itu sudah jauh berkurang dibandingkan pekan sebelumnya.
“Bahu saya masih terasa ada nyeri, tapi jauh berkurang dibandingkan minggu lalu,” tutup Daniel.