Hanya dapat satu gelar meski bertindak sebagai tuan rumah, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengaku puas dengan pencapaian ini. Humas PBSI, Yuni Kartika melihat bukan berapa masalah gelar yang didapat tapi keberhasilan menempatkan empat wakil di semifinal menjadi indikatornya.
Di babak empat besar, Indonesia berhasil menempatkan empat wakil, meski akhirnya hanya Ahsan/Hendra yang
bisa lolos ke final untuk kemudian menjadi juara dunia di Indonesia.
"Ini pencapaian bagus karena ada empat wakil di semifinal, terutama di ganda putri (Greysia Polii/Nitya Krishinda) karena sudah 25 tahun tidak ada wakil di semifinal. Kalau ganda campuran (Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir) sayang tak bisa lolos ke final. Owi/Butet hanya masalah keberuntungan saja," ujar Yuni Kartika saat berbincang dengan Metrotvnews.com di kantor Metro TV, Jakarta, Selasa (18/8/2015).
"Secara keseluruhan ini bagus apalagi kalau lihat tunggal putri, Lindaweni Faneteri. Kalau kakinya tidak cedera (vs Saina Nehwal di semifinal) itu pertandingan pasti akan ketat," ucapnya.
Ahsan/Hendra sukses mengulang keberhasilan mereka di Kejuaraan Dunia 2013. Kala itu mereka juga menjadi yang terbaik saat turnamen berlangsung di Guangzhou, Tiongkok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News