Yoo Yeon-seong (kanan) dan Lee Yong-dae (kiri) (Foto: Marwan Naamani/AFP)
Yoo Yeon-seong (kanan) dan Lee Yong-dae (kiri) (Foto: Marwan Naamani/AFP)

Superliga jadi Ajang Pemanasan Piala Sudirman

08 Januari 2015 15:22
medcom.id, Jakarta: Pecinta bulu tangkis Indonesia sebentar lagi dimanjakan tontonan menarik di akhir Januari 2015. Bertempat di Pulau Dewata, Djarum Superliga Badminton 2015 akan dihelat di Gelanggang Olah Raga Lila Bhuana, Denpasar, Bali, 25 Januari hingga 1 Februari 2015 mendatang. Dimeriahkan dengan kehadiran pemain-pemain terbaik Indonesia serta bintang-bintang bulu tangkis dunia, ajang berhadiah total USD200 ribu ini tentunya layak dinantikan.
 
Bukan hanya menarik, penyelenggara turnamen beregu ini menilai akan memiliki banyak manfaat. Bukan hanya bagi klub, pelatih, namun juga para atlet. Superliga dipandang sebagai ajang pemanasan jelang turnamen beregu campuran paling bergengsi di dunia, Piala Sudirman 2015. Kejuaraan beregu tersebut akan dilangsungkan di kandang juara bertahan di Dongguan, Tiongkok, pada 10 -17 Mei 2015.
 
“Superliga dapat dijadikan kesempatan buat pebulu tangkis Indonesia pemanasan jelang Piala Sudirman. Seperti kita ketahui, tidak mudah untuk bertanding di kejuaraan beregu, apalagi soal mental bertanding, ini sangat memegang peranan penting,” ujar Anton Subowo, Sekretaris Jenderal PP PBSI di Hotel Kempinski, Jakarta.

PBSI menjadikan Piala Sudirman sebagai salah satu target utama di tahun 2015. Sejumlah pemain nasional juga ambil bagian di superliga tahun ini. Nama-nama seperti Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Liliyana Natsir, Tommy Sugiarto, Simon Santoso, Greysia Polii, Nitya Krishinda Maheswari, yang kemungkinan besar masuk di dalam tim inti Piala Sudirman 2015, tentu dapat mengambil pelajaran berharga di Djarum Superliga Badminton 2015.
 
Ditambahkan Anton, Djarum Superliga Badminton 2015 juga membawa manfaat bagi para pemain muda yang dapat mencuri ilmu dari pemain kelas dunia seperti Lee Yong Dae (Korea), Ratchanok Intanon (Thailand), dan sebagainya.
 
“Lewat superliga, para pemain muda juga dapat memetik pelajaran dari pemain-pemain dunia. Superliga pun menjadi ajang untuk membuka mata dunia bahwa kompetisi bulu tangkis di Indonesia itu sangat ramai,” jelas Anton.
 
“Penyelenggaraan superliga sangat penting untuk bulu tangkis. Saat ini bukan hanya atlet yang berkompetisi ke olimpiade, namun kami sebagai pengurus juga tengah berkompetisi untuk terus mempertahankan eksistensi bulu tangkis di ajang olimpiade. Kini bulu tangkis bersaing untuk tetap dipertandingkan di olimpiade dengan cabang olahraga eksrtim yang tengah digemari seperti roller blade, panjat tebing, dan sebagainya,”tutur Anton.(PBSI)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RIZ)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan