"Saya sudah ke Taiwan untuk cek medis (kanker hidung) pada Desember tahun lalu dan hasilnya bagus. Pemeriksaan medis selanjutnya akan dilakukan Maret," kata Lee.
Lee menjelaskan, dirinya sudah kembali berlatih di lapangan sejak awal Januari lalu. Tapi intensitas latihannya belum 100 persen karena tidak mendapat persetujuan dari dokter.
Klik: Gaya Kevin/Marcus Rayakan Imlek 2019
Jika biasanya dia bisa berlatih seminggu penuh, saat ini intensitas latihannya dikurangi menjadi tiga hari. Itu dilakukan agar proses pemulihan kanker hidungnya bisa tetap berjalan dengan baik,
"Tapi secara perlahan, ritme latihan itu akan saya tingkatkan menjadi 4 atau 5 hari per minggu. Saat ini, saya masih menunggu lampu hijau dari dokter sebelum melakukan itu," tambahnya.
Lee menerangkan, pengobatan kanker hidung sangatlah berbeda dengan proses pemulihan cedera. Penderitanya dituntut sabar dan harus pandai menjaga kondisi kebugaran. Lee sendiri baru mulai berlatih pada awal Januari lalu.
"Saya sempat beristirahat beberapa bulan sebelum kembali berlatih di lapangan pada Januari lali. Saya harus tetap fokus dengan program latihan untuk meningkatkan ketahanan fisik," pungkas Lee yang ingin tampil di Olimpiade Tokyo 2020. (Badminton Planet)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News