Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjajal lapangan Piala Sudirman 2021. (Foto: Humas PBSI)
Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjajal lapangan Piala Sudirman 2021. (Foto: Humas PBSI)

Jelang Piala Sudirman 2021

Tim Bulu Tangkis Indonesia Mulai Beradaptasi dengan Lapangan Piala Sudirman 2021

Olahraga Bulu Tangkis piala sudirman 2015
Kautsar Halim • 25 September 2021 13:18
Jakarta: Tim bulu tangkis Indonesia sudah berlatih di venue Energia Areena, Vantaa, Finlandia yang menjadi lokasi turnamen beregu Piala Sudirman 2021. Latihan tersebut bertujuan agar tim Merah Putih mampu beradaptasi dengan baik di lapangan.
 
Menurut rilis Humas PBSI, latihan perdana di lokasi laga itu berlangsung selama sejam pada Jumat 24 September mulai pukul 18.30 waktu setempat. Seluruh penggawa memanfaatkan lima lapangan yang tersedia, termasuk tiga main court dan dua di practice hall. 
 
"Sejauh ini adaptasi saya dengan arena pertandingan tidak ada masalah. Mulai dari tata lampu, hembusan angin, dan shuttlecok sudah kami coba semua," tutur Ginting seusai berlatih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lampu sih oke, shuttlecock memang terasa berat, dan untuk angin kita tunggu nanti seperti apa hembusannya di pertandingan," tambahnya.
 
Ginting, Jonatan Christie, dan Shesar Hiren Rhustavito dipandu pelatih Hendry Saputra Ho untuk menjajal lapangan 1. Kemudian, mereka pindah ke lapangan 2 yang sebelumnya menjadi tempat latihan skuad ganda campuran.
 
Tim ganda putra, tunggal putri dan ganda putri juga tidak ketinggalan berlatih di lapangan utama untuk mengarungi turnamen pada 26 September hingga 3 Oktober mendatang. Tapi sebelumnya, tim tunggal putri dan ganda putri sempat latihan sambil dipisahkan tirai tinggi.
 
Untuk ganda putra, kepala pelatih Herry Iman Pierngadi mempersiapkan timnya sambil menukar-nukar pasangan. Hendra Setiawan berduet dengan Rian Ardianto untuk melawan Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya dan Marcus/Kevin dijajal Mohammad Ahsan/Fajar Alfian. 
 
Setelah 30 menit menjajal lapangan latihan, giliran ganda putri Greysia/Apriyani dan para pemain tunggal putri yang menjajal lapangan utama pertandingan. Menurut Apriyani, latihan tersebut berjalan lancar, meski shuttlecock yang digunakan terasa berat karena cuaca dingin.
 
"Ini untuk beradaptasi dengan arena pertandingan. Kondisi saya dan Kak Greys memang tidak prima, tapi saya selalu siap bila dipercaya turun dan saya sangat termotivasi. Kiranya tim Indonesia bisa mendapat hasil terbaik di Piala Sudirman ini," ucap Apriyani.
 
Kondisi di dalam Energia Areena memang cenderung lebih hangat, sedangkan di luar arena, terasa lebih dingin plus hujan gerimis dan angin berembus keras. Untuk menjangkau Energia Areena, membutuhkan perjalanan 20 menit dengan bus dari Hotel Skyline Airport. (Humas PBSI)

 
(KAH)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif