Wali Kota Malang, Sutiaji.
Wali Kota Malang, Sutiaji.

Kota Malang Kuatkan Program Center of Halal Tourism

Daviq Umar Al Faruq • 09 Maret 2022 08:50
Malang: Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan, besarnya potensi pariwisata halal di Indonesia perlu ditangkap dengan baik di Kota Malang, Jawa Timur. Apalagi, Indonesia meraih peringkat pertama destinasi Halal Terbaik Dunia pada 2019, dan potensinya terus menguat. 
 
Mendukung hal tersebut, Sutiaji berharap Kota Malang dapat menjadi Center of Halal Tourism. Program itu sebagaimana tercantum dalam enam konsep The Future of Malang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang tahun 2018-2023.
 
“Ini pasar yang luar biasa, harapannya Indonesia memiliki kontribusi di situ. Dan Kota Malang termasuk menjadi kota miniatur Indonesia, miniatur dunia harus mengambil peran itu,” katanya, Rabu, 9 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena RPJMN yang ditentukan Presiden Jokowi di tahun 2024, Indonesia menjadi destinasi wisata halal dunia nomor satu," tambahnya.
 
Baca juga: Hakim Tolak Eksepsi Eks Polisi Randy
 
Sutiaji menjelaskan pariwisata halal di Kota Malang dapat menjadi daya saing tersendiri untuk membangun konsep pariwisata yang unik. 
 
“Kota Malang menggerakkan kampung-kampung tematik, wisata heritage, kuliner, ini yang kita kuatkan agar orang berdiam diri (betah) di Kota Malang. Instrumen data variabel yang berkaitan dengan itu semua harus kita kuatkan," ujarnya.
 
"Wisata halal merujuk pada seluruh layanan tambahan dan amenitas, atraksi dan aksesibilitas yang memberikan bagaimana kenyamanan wisatawan yang datang di Kota Malang,” imbuhnya.
 
Menurut Sutiaji, memberikan jaminan produk halal memiliki peran strategis dalam menguatkan Kota Malang sebagai Center of Halal Tourism tersebut. Terlebih, ini menjadi implementasi dari UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Sertifikasi halal, bersifat memperjelas kategori produk sehingga konsumen bisa mengetahui dan lebih yakin produk mana yang halal dan tidak halal. 
 
Baca juga: Kota Malang Siap Transisi dari Pandemi ke Endemi Covid-19
 
"Kami hadir untuk memberikan yang terbaik, jaminan kepada warganya, supaya masyarakat ada keyakinan," papar Sutiaji. 
 
Sutiaji menambahkan Malang Center of Tourism sendiri telah digarap sejak 2017, dengan menggandeng berbagai pihak termasuk Perguruan Tinggi untuk memberikan pendampingan kepada para pelaku pariwisata dan terus dikuatkan hingga saat ini. 
 
“Capaian sertifikasi halal 2020, terdapat 9 hotel, 1 rumah potong hewan, serta 72 restoran dan UMKM. Yang lainnya sedang dalam proses,” jelasnya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif