Sub Koordinator Seksi Olahraga Rekreasi dan Industri Olahraga Disporapar Jateng Anton Asviani (Foto:Dok.Metro TV)
Sub Koordinator Seksi Olahraga Rekreasi dan Industri Olahraga Disporapar Jateng Anton Asviani (Foto:Dok.Metro TV)

Disporapar Jateng Perkenalkan Olahraga Panahan Tradisional Jemparingan

Rosa Anggreati • 23 Mei 2022 18:05
Semarang: Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah mengajak penggiat event, guru olahraga, dan pengelola objek wisata untuk pengenalan olahraga tradisional jemparingan alias panahan.
 
Kegiatan pelatihan jemparingan tersebut berlangsung di Omah Alas, di Desa Wisata Kandri, Gunungpati, Semarang, pada Sabtu, 21 Mei 2022. Sebanyak 50 orang dari pengelola wisata, pegiat event, dan guru olahraga mengikuti kegiatan tersebut.
 
Maestro jemparingan asal Solo, Edy Roostopo dan Agung Semedi menjadi pelatih jemparingan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jemparingan selain dijadikan wisata olahraga tradisional, juga dapat dijadikan jembatan menuju olahraga panahan modern. 
 
Sub Koordinator Seksi Olahraga Rekreasi dan Industri Olahraga Disporapar Jateng Anton Asviani mengatakan kegiatan ini diselenggarakan untuk menggelorakan wisata olahraga. 
 
Hal itu tak lepas dari potensi sport tourism yang dapat dikembangkan di Jawa Tengah. Apalagi, Jateng memiliki banyak wisata olahraga tradisional di antaranya jemparingan, egrang.
 
Terdapat sport event di Jateng yang bersifat masif. Misalnya, Borobudur Marathon atau Tour de Borobudur yang sekaligus mempunyai manfaat ekonomi tinggi.
 
"Pasca pandemi ini orang-orang ingin berwisata. Kita harus memberikan sesuatu yang unik, sesuatu yang berbeda agar orang mau datang ke Jawa Tengah. Salah satunya dengan olahraga tradisional," kata Anton Asviani.
 
Tak hanya menggelorakan sport tourism, alat dari olahraga tradisional tersebut juga bisa dijadikan suvenir. Misalnya, panah dan busur.
 
(ROS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif