Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI.
Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI.

Presiden: Menahan Harga Bensin Itu Berat

Andhika Prasetyo • 24 Mei 2022 19:46
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan negara sangat kesulitan menahan harga bahan bakar minyak (BBM) di level yang rendah saat ini. Saat negara-negara lain menerapkan nilai keekonomian, Indonesia masih menjaga harga jual tetap rendah dengan menggelontorkan subsidi yang luar biasa besar.
 
Jokowi menyebut harga bensin di Thailand sudah menyentuh Rp20 ribu per liter. Bahkan, di Jerman sudah Rp31 ribu per liter dan di Singapura mencapai Rp32 ribu per liter.
 
"Sementara, kita pertalite masih Rp7.650 per liter. Pertamax Rp12.500 per liter. Negara-negara lain sudah jauh sekali. Kenapa harga kita masih seperti ini? Ya karena kita tahan terus tetapi di sisi lain subsisi membesar. Sampai kapan kita bisa menahan ini. Berat, menahan harga itu berat," ujar Jokowi di Jakarta, Selasa, 24 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak hanya harga energi, harga pangan pun di banyak negara sudah mengalami lonjakan drastis. Beras, contohnya. Jokowi mengungkapkan komditas pangan itu telah naik antara 30 persen hingga 60 persen di beberapa negara.
 
"Tetapi di Indonesia beras masih Rp10.700 per kilogram," tutur dia.
 
Baca: Bangga Produk Lokal Upaya Bangun Kemandirian Bangsa
 
Kepala negara mengakui pemerintah berupaya keras menjaga harga energi dan pangan tetap rendah demi menekan tingkat inflasi di Tanah Air. Jika harga dua komoditas itu dilepas mengikuti mekanisme pasar, ia meyakini angka inflasi di Indonesia akan melonjak sebagaimana terjadi di banyak negara lain.
 
Jokowi mengungkapkan inflasi di Amerika Serikat sebelumnya tidak pernah lebih dari 1 persen. Tapi, sekarang sudah 8,3 persen.
 
"Turki bahkan hampir 70 persen. Kita alhamdulillah masih di 3,5 persen. Ini patut disyukuri tapi karena kita menahan pertalite. Kalau itu kita ikutkan ke harga keekonomian pasti inflasi kita akan ikut naik," ucap mantan wali kota Solo itu.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif