Wakil Presiden Ma'ruf Amin. MI/Adam Dwi
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. MI/Adam Dwi

Ma'ruf Minta Ego Sektoral Disingkirkan Demi Cegah Stunting

Nasional stunting maruf amin
Nur Azizah • 22 Oktober 2020 10:42
Jakarta: Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta lembaga dan kementerian menghilangkan ego sektoral dalam mengakselerasi penurunan stunting atau pertumbuhan anak tak sempurna. Penanganan masalah kesehatan itu harus dituntaskan bersama.
 
"Setiap lembaga yang terlibat diminta untuk menghilangkan ego sektoral, karena konvergensi membutuhkan kerja sama antarpihak,” kata Ma'ruf seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Kamis, 22 Oktober 2020.
 
Ma'ruf mengatakan sinergisitas dan konvergensi antara kementerian dan lembaga dibutuhkan untuk menekan angka stunting. Kerja sama juga diperlukan mulai tingkat pusat, daerah, hingga desa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Konvergensi adalah kata yang mudah diucapkan, tetapi seringkali tidak mudah untuk diwujudkan. Untuk mewujudkannya diperlukan upaya keras dari kita semua," ujarnya.
 
Baca: Wapres Perintahkan Kepala Daerah Prioritaskan Pencegahan Stunting
 
Ma'ruf mengatakan langkah awal menurunkan stunting dengan menganalisa situasi dan pemetaan program. Pemetaan ini untuk menghindari tumpang tindih program yang ada.
 
"Lalu bila ada program yang belum ada bisa diidentifikasi ,” imbuhnya.
 
Wapres berharap kepala daerah memiliki komitmen kuat dalam upaya percepatan pencegahan stunting. Pencegahan stunting dapat dijadikan sebagai prioritas pembangunan di daerah.
 
"Semua sumber daya yang diperlukan dapat dimobilisasi untuk pencegahan stunting,” tuturnya.
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan ada kemajuan dalam menurunkan angka stunting di Indonesia. Pada 2013 angka stunting mencapai 27,6 persen. Jokowi meminta angka tersebut turun hingga 14 persen pada 2024.
 
Presiden memerintahkan agar upaya ini difokuskan pada 10 provinsi yang memiliki prevalensi stunting tertinggi. Provinsi tersebut ialah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat, Gorontalo, Aceh, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif