Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Legislator Desak Prajurit TNI AU Penginjak Warga Papua Dipecat

Nasional tni Papua Penganiayaan tni au perkelahian di jalan
Anggi Tondi Martaon • 28 Juli 2021 11:16
Jakarta: Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo didesak mengusut tuntas ulah dua prajuritnya yang menginjak kepala warga Merauke, Papua. Kasus itu dinilai harus dibawa ke pengadilan militer.
 
"Sebaiknya KSAU segera memerintahkan Puspom (Pusat Polisi Militer) TNI AU untuk melakukan penyelidikan dan jika terbukti benar di pengadilan militer, sebaiknya dipecat dari TNI dan diberikan hukuman yang sepadan," kata anggota Komisi I DPR Syaifullah Tamliha saat dihubungi, Rabu, 28 Juli 2021.
 
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menegaskan tindakan prajurit itu tidak pantas. Aksi itu bertentangan dengan Sapta Marga Prajurit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: KSP Pastikan Polisi Militer Penganiaya Difabel di Papua Diproses Hukum
 
"Menurut Panglima Besar Soedirman, rakyat adalah ibu kandung TNI dan jangan sampai dia menginjak ibu kandungnya sendiri," tegas dia.
 
Tamliha mencontohkan sikap Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andhika Perkasa. Suksesor Jenderal (Purn) Mulyono itu memecat prajurit yang menyerang Polsek Ciracas, Jakarta Timur, pada 2020.
 
"Dan memberikan ganti rugi kepada para pedagang UMKM sepanjang (jalan) 8 km yang diobok-obok oleh beberapa oknum TNI AD tersebut," ujar dia.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif