Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad HM Ali. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad HM Ali. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Penaikan Ambang Batas Tantangan bagi Semua Partai

Nasional pemilu partai politik
Ilham Pratama Putra • 16 Januari 2020 15:12
Jakarta: Partai NasDem merespons positif wacana penaikan ambang batas parlemen. Hal ini dianggap tantangan bagi semua partai.
 
"Saya memahami ada partai yang menganggap ini ancaman, itu suatu konsekuensi. Kita masih punya waktu empat sampai lima tahun untuk melakukan konsolidasi," kata Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad HM Ali, di Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Januari 2020.
 
Ali tak menyalahkan partai yang menolak ambang batas parlemen. Setiap partai punya argumentasi untuk kepentingan pihaknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi Partai NasDem, tidak semata-mata melihat kepentingan Partai NasDem. Tapi untuk kepentingan demokrasi ke depan. Kita tidak membatasi. Orang silakan buat partai, nanti kontestasi, biar rakyat pilih," lanjut dia.
 
PDI Perjuangan menyuarakan penaikan ambang batas parlemen dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Jakarta. Partai berlambang banteng moncong putih itu mengusulkan ambang batas diubah dari empat persen menjadi lima persen.
 
Partai pimpinan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri itu juga ingin mengubah district magnitude menjadi 3-10 kursi untuk DPRD provinsi dan kabupaten/kota dan 3-8 kursi untuk DPR. Hal ini dinilai untuk mewujudkan pemerintahan efektif.
 
"Dan penguatan serta penyederhanaan sistem kepartaian serta menciptakan pemilu murah," kata Hasto Kristiyanto.
 
Namun, usulan PDI Perjuangan menimbulkan kontroversi di kalangan elite partai. Tiap partai punya pandangan masing-masing.
 
Partai NasDem sepakat ambang batas parlemen dinaikkan. NasDem mengusulkan ambang batas parlemen menjadi tujuh persen dari sebelumnya hanya empat persen.
 
Sementara itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menolak wacana ini. PPP tak ingin ada penaikan satu persen pun ambang batas suara untuk menghuni Parlemen.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif