KPU Minta Parpol tak Daftar Caleg di Menit Terakhir

Faisal Abdalla 10 Juli 2018 15:52 WIB
pilpres 2019
KPU Minta Parpol tak Daftar Caleg di Menit Terakhir
Komisioner KPU, Hasyim Asyari - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta partai politik tak mendaftarkan bakal calon legislatif pada Pemilu 2019 di menit-menit terakhir. Pendaftaran di menit terakhir akan merepotkan parpol sendiri. 

"Kalau hadir di hari terakhir, katakanlah tanggal 17 jam 9 malam, itu kan kemudian jadi repot semua kalau misalnya ada dokumen yang terselip atau belum lengkap," kata Komisioner KPU, Hasyim Asyari, di Gedung KPU, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018. 

Hasyim menyebut, saat pengurus parpol datang untuk mendaftarkan calonnya, KPU dan pengurus parpol harus mencocokkan kelengkapan dokumen. Jika saat pencocokan ditemukan ada dokumen yang belum lengkap, seluruh berkas pendaftaran akan dikembalikan ke Parpol untuk dilengkapi terlebih dahulu. Parpol, lanjut Hasyim, tak bisa mencicil kelengkapan dokumen pada saat pendaftaran caleg. 


"Ketentuannya itu hadir pada waktu pendaftaran dengan dokumen lengkap. Lengkap dalam arti semua berkas pendaftaran calon di semua daerah pemilihan, tak bisa dicicil," tandas dia. 

Karena itu, dia menyarankan parpol mendaftar sebelum tenggat akhir batas pendaftaran yaitu pada tanggal 17. Sehingga, parpol memiliki waktu lebih banyak untuk melengkapi berkas pencalonan jika ditemukan kekurangan pada saat melakukan pendaftaran. 

KPU juga akan memberikan bukti tanda terima kepada parpol pada saat melakukan pendaftaran. Tanda terima ini merupakan alat kontrol sebagai bukti pencocokan dokumen antara pihak KPU dan parpol sudah sinkron. 

"Sehingga jangan sampai misalkan parpol klaim semua dokumen sudah diserahkan, tapi petugas KPU bilang masih kurang ini dan itu, itu sebagai alat kontrol supaya kita sama-sama tahu apa saja dokumen yang disyaratkan, dan apa saja yang sudah diserahkan, dan belum" tandas dia. 

Lebih lanjut, Hasyim mengaku, sudah berkomunikasi dengan pihak parpol terkait pendaftaran caleg. Komunikasi ini, menurut Hasyim, dilakukan dua arah. 

"KPU juga dalam komunikasi ini bersifat konsultatif, kalau pihak partai ada pertanyaan, ada masalah, KPU memberikan respons. Misalnya ada kendala, maka langkah yang ditempuh begini," beber dia.  

KPU telah membuka pendaftaran calon legislatif pada 4 Juli 2018 lalu. Satu minggu setelah pendaftaran, belum ada satu pun parpol yang mendaftarkan nama-nama bakal calon ke KPU. KPU membuka pendaftaran hingga 17 Juli mendatang. 





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id