Gerindra Santai Hadapi Ancaman Tifatul

Fachri Audhia Hafiez 12 Juli 2018 16:05 WIB
pilpres 2019
Gerindra Santai Hadapi Ancaman Tifatul
Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade.
Jakarta: Partai Gerindra tak mau pusing dengan ancaman PKS terkait sosok calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Langkah PKS dinilai hal yang wajar mengingat PKS merupakan mitra koalisi terdekat Gerindra.
 
"Wajar Pak Tifatul (Anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring) sebagai kader PKS meminta ke kita agar cawapresnya dari PKS," kata anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade kepada Medcom.id di Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018.
 
Andre menilai tindakan Tifatul sebagai bentuk mitra koalisi yang ingin mengincar posisi strategis. "Karena pileg dan pilpres ini kan bersamaan ya. Tentu setiap partai mengincar," imbuh Andre.

Baca: PKS Ancam Lepas Prabowo

Andre mengatakan komunikasi dengan PKS rutin dilakukan. Dia menegaskan, Partai Gerindra dan PKS selalu solid.
 
"Kita rajin bertemu dengan PKS cuma enggak diekspos saja sama media, tapi intinya pertemuan itu rutin berkala," kata Andre.
 
PKS sebelumnya mengancam meninggalkan Gerindra jika posisi cawapres tak kunjung dikabulkan. Tifatul menegaskan, partainya tak ingin hanya menjadi pelengkap di koalisi dan tak mendapat coattail effect (mendongkrak perolehan suara) dari pencapresan.
 
"Kalau kami disuruh dukung-mendukung saja, mungkin kita lebih baik jalan masing-masing," ujar Tifatul.




(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id