PKS Minta Andi Arief Buktikan Tudingan Mahar Sandiaga

Whisnu Mardiansyah, Marcheilla Ariesta 09 Agustus 2018 00:06 WIB
pilpres 2019
PKS Minta Andi Arief Buktikan Tudingan Mahar Sandiaga
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah adanya mahar Rp500 miliar, yang diberikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Mahar itu disebut agar Sandiaga menjadi calon wakil presiden mendampingi calon presiden dari koalisi oposisi, Prabowo Subianto.

Dugaan mahar diungkap pertama kali dari cuitan politikus Partai Demokrat Andi Arief. Menurut Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynuddin, Andi Arief harus membuktikan cuitannya tersebut. Dia menegaskan ungkapan Andi hoaks. 

"Ya iyalah (hoaks), Rp500 miliar bagaimana bawanya? Itu enggak benar. Suruh buktikan saja omongannya," kata Suhud, Rabu 8 Agustus 2018.


Politikus Partai Demokrat Andi Arief tetiba mengungkapkan sinyal partainya bercerai dengan koalisi Prabowo Subianto. Dia mengatakan, Prabowo lebih tertarik dengan uang yang digelontorkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Baca: Andi Arief Sebut Prabowo Jenderal Kardus

"Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak kedatangannya ke Kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuanga. Jenderal kardus," tulis Andi Arief lewat akun Twitter-nya.

Dia menjelaskan, Sandiaga Uno membayar mahar ke Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), masing-masing Rp500 miliar untuk menjadi calon wakil presiden usungan oposisi. 

Andi menduga Sandiaga Uno dan Prabowo terlibat pengaturan skor dalam pertandingan dengan Presiden Joko Widodo. Dia menambahkan Partai Demokrat tidak mengalami kecocokan dengan Prabowo.

Baca: Gerindra Bantah Sandiaga Bayar Rp500 Miliar untuk Jadi Cawapres



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id