Presiden Joko Widodo (Jokowi). MI/Ramdani
Presiden Joko Widodo (Jokowi). MI/Ramdani

Ketokohan Faktor Utama Pemilih Mendukung Parpol

Nasional pemilu partai politik survei Joko Widodo
Anggi Tondi Martaon • 05 Juni 2021 15:21
Jakarta: Parameter Politik Indonesia memetakan beberapa alasan pemilih menjatuhkan pilihan mendukung sebuah partai politik (parpol). Ketokohan menjadi faktor utama yang menentukan sikap pemilih menentukan parpol jagoan.
 
"Angka (persentase) enggak main-main, ada sekitar 22,9 persen yang menjadikan ketokohan sebagai menentukan pilihan apakah parpol itu dipilih atau tidak," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno dalam konferensi pers virtual Survei Peta Politik Menuju 2024 dan Isu Politik Mutakhir, Sabtu, 5 Juni 2021.
 
Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) itu menyebut ada lima tokoh yang memberikan sumbangsih menarik minat pemilih mendukung parpol tempatnya bernaung. Paling atas yaitu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan pengaruh mencapai 4,2 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan pengaruh 3,2 persen. Lalu, Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan pengaruh 1,3 persen, dan Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri dengan pengaruh 0,5 persen.
 
Faktor lain yang mempengaruhi pilihan pemilih yaitu citra dan kedekatan emosional dengan kontribusi 18,2 persen. Disusul, faktor keluarga, lingkungan, dan identitas partai dengan 14,2 persen serta faktor sosiologis sebesar 9,1 persen.
 
Baca: Survei: Parpol di Parlemen Berpotensi Besar Lolos Pemilu 2024
 
Faktor pertimbangan rasional seperti visi dan misi partai, program kerja, dan tujuan partai justru paling rendah. Persentase faktor tersebut dalam mempengaruhi pemilih hanya 6 persen.
 
Adi mengaku terkejut dengan temuan tersebut. Program kerja dan kinerja partai belum menjadi acuan utama masyarakat memilih partai dalam pemilihan. "Kesejahteraan itu ternyata tidak terlampau dominan ternyata dalam menentukan pilihan politik," ujar dia.
 
Survei dilakukan terhadap 1.200 responden sepanjang 23-28 Mei 2021. Pemilihan responden menggunakan metode simple random sampling.
 
Selain itu, margin of error survei sekitar 2,9 persen. Sedangkan tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen.
 
Berikut elektabilitas parpol berdasarkan hasil survei Parameter Politik Indonesia:
1. PDI Perjuangan: 22,1 persen
2. Gerindra: 11,9 persen
3. Golkar: 10,8 persen
4. Demokrat: 8,4 persen
5. PKB: 8,2 persen
6. PKS: 7,5 persen
7. NasDem: 5,0 persen
8. PAN: 4,3 persen
9. PPP: 3,5 persen
10. PSI: 1,6 persen
11. Perindo: 1,5 persen
12. Hanura: 0,9 persen,
13. Berkarya: 0,5 persen
14. Gelora: 0,4 persen
15. Partai Ummat: 0,3 persen
16. PBB: 0,1 persen
17. PKPI: 0,1 persen.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif