Presiden Joko Widodo/Antara/Hafidz Mubarak A
Presiden Joko Widodo/Antara/Hafidz Mubarak A

Jokowi Diminta Tegas Soal Reshuffle

Nasional reshuffle kabinet
Anggi Tondi Martaon • 05 Agustus 2020 19:48
Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tegas menyikapi rendahnya penyerapan anggaran penanganan covid-19. Jokowi dituntut mengganti pembantunya yang dinilai berkinerja buruk.
 
"Kalau ada menteri yang dirasa tidak bisa membantu dan lambat kinerjanya ya di-reshuffle saja," kata Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini kepada Medcom.id, Rabu, 5 Agustus 2020.
 
Anggota Komisi I itu mengungkapkan, PKS menyambut baik sikap kritis Jokowi karena lemahnya penyerapan anggaran penanganan covid-19. Penyerapan anggaran yang rendah ini kontras dengan kebutuhan masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ibarat rakyat sudah terkapar, pemerintah baru sadar," ungkap dia.
 
Anggota Komisi I DPR ini mendorong Presiden lebih ketat mengontrol pembantunya. Realisasi anggaran harus ditingkatkan karena dibutuhkan masyarakat.
 
Baca:Jokowi Kembali Kritik Menteri, PAN Dorong Reshuffle
 
"Terutama anggaran yang langsung dirasakan dampaknya oleh masyarakat baik sifatnya bantuan langsung maupun stimulus. Tentu harus tetap akuntabel," ujar dia.
 
Jokowi mengkritik kinerja para menteri saat membuka rapat terbatas penanganan covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020. Jokowi mengeluhkan rendahnya penyerapan anggaran penanganan covid-19.
 
Pemerintah sudah menyiapkan anggaran penanganan covid-19 sebesar Rp695 triliun. Namun, serapan anggaran baru berkisar 20 persen.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif