Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memimpin upacara pemakaman eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso. Medcom/Anggi
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memimpin upacara pemakaman eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso. Medcom/Anggi

TNI Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama Sepekan

Nasional tni
Anggi Tondi Martaon • 10 Mei 2020 23:49
Jakarta: Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan mengibarkan bendera setengah tiang. Ini merupakan bentuk duka cita angkatan bersenjata atas wafatnya eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso.
 
"Sebagai wujud penghormatan terakhir dan belasungkawa atas meninggalnya mantan Panglima ke-16 TNI, Tentara Nasional Indonesia menyatakan berkabung mengibarkan bendera setengah tiang," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Jakarta, Minggu, 10 Mei 2020.
 
Pengibaran bendera setengah tiang dilakukan selama sepekan, yakni 10-17 Mei 2020. Ketentuan ini berlaku bagi seluruh jajaran TNI di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hadi memimpin langsung upacara pemakaman Djoko Santoso di Tempat Pemakaman Umum (TPU) San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat. Prosesi pemakaman dilakukan sesuai prosedur tetap (Protap) upacara pemakaman militer.
 
Prosesi pemakaman mengikuti standar protokol kesehatan. Jumlah personel yang dilibatkan juga dibatasi, dari 120 personel menjadi 40 personel. Barisan petugas juga dibuat berjarak dua meter.
 
Saat menjadi inspektur upacara, eks Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) itu berharap arwah almarhum mendapat tempat semestinya. Berbagai jasa almarhum semasa hidup diharapkan menjadi suri teladan bagi seluruh masyarakat, terutama keluarga besar TNI.
 
"Jalan darma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri tauladan bagi kita semua," ujar dia.
 
Selama berdinas, Djoko Santoso dianugerahi berbagai penghargaan bintang jasa/tanda jasa di antaranya Bintang Dharma, Bintang Yudha Dharma Utama, Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, dan Satyalencana Seroja.
 
Djoko menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto pada Minggu, 10 Mei 2020, pukul 06.30 WIB. Almarhum sebelumnya sempat dirawat selama sepekan karena menderita gangguan pembuluh darah otak.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif