Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri

Gerindra Lacak Rekam Jejak Calon Kepala Daerah

Nasional Pemilu Serentak 2020
Whisnu Mardiansyah • 09 Desember 2019 12:43
Jakarta: Partai Gerindra akan menelusuri rekam jejak calon kepala daerah untuk Pilkada 2020. Partai besutan Prabowo Subianto itu tak akan mengusung calon pemimpin yang pernah terjerat kasus korupsi.
 
"Sudah kami sampaikan di dalam rapat koordinasi tentang persoalan itu di minggu lalu," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 9 Desember 2019.
 
DPP Gerindra sudah menampung nama calon kepala daerah yang diajukan DPD dan DPC. DPP akan menetapkan calon kepala daerah yang diusung melalui proses asesmen rekam jejak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekarang sedang dalam proses di tingkat lokal, kabupaten, provinsi, dan kami baru akan melakukan asesmen nanti di bulan Januari. Meskipun tidak ada larangan, kami akan lakukan (lacak) jejak para calon," jelas Muzani.
 
Menurut dia, partai politik akan menerima konsekuensi jika nekat mencalonkan eks koruptor. Calon kepala daerah memengaruhi tingkat kepercayaan publik dan elektabilitas partai.
 
"Masyarakat akan sangat terpatri sehingga ini akan memengaruhi tingkat kepercayaan yang bersangkutan untuk dapat menang dalam pilkada, sehingga yang seperti ini akan kami perhatikan sangat serius," ujar Muzani.
 
KPU batal membuat aturan larangan mantan koruptormenjadi calon kepala daerah. Larangan cuma berlaku bagi mantan bandar narkoba dan kejahatan seksual anak.
 
Hal itu termuat dalam Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. PKPU ditetapkan pada 2 Desember 2019.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif