Pemerintah Susun PP Dana Kelurahan
Wakil Presiden jusuf Kalla - Medcom.id/Dheri Agriesta.
Jakarta: Pemerintah sedang menyiapkan payung hukum terkait penyaluran dana kelurahan. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut program itu akan diatur dalam peraturan pemerintah.

"Memang harus dibuat PP yang baru, tapi ini sekarang memang belum bisa, tapi akan diatur bagaimana aturannya, payung hukumnya," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 23 Oktober 2018.

JK membantah dana kelurahan dikeluarkan untuk meraup dukungan menjelang Pilpres 2019. Ia mengatakan kubu oposisi selalu menjadikan alasan tahun politik. Padahal, tahun politik terjadi sejak tahun lalu karena gelaran pilkada serentak.


"Tiap tahun kita ada tahun politik, terus menerus. Habis itu kan ada Pilkada 2022," kata dia.

Ia menjelaskan asal usul wacana dana kelurahan ini. Usul itu merupakan permintaan para wali kota se Indonesia karena kondisi kelurahan di daerah berbeda dengan Jakarta.

"Kalau kelurahan Menteng, semua kan pakai air conditioner (AC) kantornya, masa mau dapat duit juga, enggak kan," kata JK. 

(Baca juga: Jokowi: Hati-Hati Banyak Politikus Sontoloyo)

Namun, ada beberapa kelurahan yang sangat membutuhkan dana untuk operasional. Dana ini dapat digunakan membenahi fasilitas umum yang tak memadai di kelurahan setempat.

"Kalau Anda ke kelurahan Tanjung Priok jalan-jalan di situ becek, selokan tidak jalan, kan butuh juga. Atau kelurahan di Kampung Melayu suka banjir, kan butuh juga, sama dengan desa di mana gitu kan," jelas Kalla.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut penyaluran dana kelurahan telah diatur dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Pasal 230 UU Pemda menyebutkan pemerintah kabupaten atau kota wajib mengalokasikan anggaran dalam APBD untuk pembangunan sarana dan prasarana lokal kelurahan dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan. Tjahjo menyebut dana kelurahan masuk dalam anggaran kecamatan.






(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id