Kepala KKP Bandara Soekarno-Hatta Anas Maruf. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Kepala KKP Bandara Soekarno-Hatta Anas Maruf. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Kartu 'Kunci' Pencegah Virus Korona Disiapkan di Bandara Soetta

Nasional Virus Korona
Fachri Audhia Hafiez • 04 Februari 2020 17:17
Jakarta: Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten mengantisipasi penyebaran Novel Coronavirus (2019-nCoV) atau virus korona. Salah satunya lewat pemberian health alert card atau kartu kewaspadaan kesehatan.
 
"Dalam kartu kewaspadaan kesehatan ada beberapa keterangan kalau dibaca itu penyuluhan bagi pelaku perjalanan atau kru pesawat. Itu ada penyakit apa saja yang diwaspadai, apa saja gejalanya," beber Kepala KKP Bandara Soekarno-Hatta Anas Maruf di Gedung Graha Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Februari 2020.
 
Anas menerangkan kartu akan diberikan kepada penumpang dari negara-negara terjangkit virus korona. Kartu diserahkan usai penumpang menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kartu 'Kunci' Pencegah Virus Korona Disiapkan di Bandara Soetta
Kartu kewaspadaan kesehatan. Foto: Medom.id/Fachri Audhia Hafiez
 
Kartu akan diberikan bila penumpang mengalami gejala batuk, flu, dan sesak napas. Dia menuturkan dalam kartu terdapat instruksi bila penumpang mengalami sakit selama 14 hari usai bepergian atau datang dari negara endemis segera memeriksakan diri dengan menyerahkan kartu tersebut.
 
"Dengan harapan itu, maka ketika yang tidak ada tanda dan gejala di bandara tidak sakit demam, batuk, pilek, sesak, ya silakan masuk ke wilayah. Ketika ada yang sakit terutama demam maka harus segera ke petugas kesehatan dan membawa kartu kewaspadaan kesehatan tersebut," papar Anas.
 
WHO menetapkan wabah virus korona menjadi darurat kesehatan global. Jumlah kematian melonjak menjadi 425 orang dan menginfeksi 19.550 orang per Selasa, 4 Februari 2020.
 
Infeksi virus korona bermunculan di sedikitnya 25 negara. Virus korona dinilai mirip dengan Sindrom Pernapasan Akut Berat atau SARS. Wabah SARS menewaskan ratusan orang di banyak negara pada 2002-2003.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif