NEWSTICKER
Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Pemerintah Dilarang Kucing-Kucingan Susun RUU Cipta Kerja

Nasional Omnibus Law
Anggi Tondi Martaon • 19 Februari 2020 16:51
Jakarta: Pemerintah dan DPR diminta mengambil pelajaran dari kesalahan dalam menyusun draf rancangan undang-undang (RUU). Pembahasan harus dilakukan terbuka.
 
"Dunia ini sudah terlampau maju dan karenanya mestinya tak ada alasan lagi untuk bekerja dengan model kucing-kucingan dengan publik," kata Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus kepada Medcom.id, Rabu, 19 Februari 2020.
 
Menurut dia, eksekutif dan legislatif perlu melibatkan pihak terkait dalam menyusun draf aturan. Langkah ini dipastikan bisa dapat meminimalisasi kemunculan masalah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu yang disorot publik yakni Pasal 170 RUU Cipta Kerja. Pasal itu berbunyi, "Dalam rangka percepatan pelaksanaan kebijakan strategis cipta kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1), berdasarkan Undang-Undang ini Pemerintah Pusat berwenang mengubah ketentuan dalam Undang-Undang ini dan/atau mengubah ketentuan dalam Undang-Undang yang tidak diubah dalam Undang-Undang ini."
 
Pemerintah Dilarang Kucing-Kucingan Susun RUU Cipta Kerja
Peneliti Formappi Lucius Karus. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla
 
Lucius menganggap keberadaan Pasal 170 bukan sekadar kesalahan. Pemerintah dinilai memang berniat memotong jalur pembahasan suatu aturan. Sejatinya, pembahasan revisi atau rancangan aturan harus melalui DPR dengan waktu yang cukup lama.
 
"Tuduhan pada pemerintah menjadi masuk akal karena selama proses penyusunan mereka seolah-olah tak memerlukan publik hingga memilih jalan penyusunan diam-diam," ungkap dia.
 
Selain itu, Lucius meminta pemerintah menyampaikan alasan masuknya Pasal 170 dalam omnibus law. Dia menilai dalih Pasal 170 hasil salah ketik tidak akan menjawab polemik yang ada.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif