NEWSTICKER
Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Jadwal Pemungutan Suara Pilkada 2020 Belum Terpengaruh Covid-19

Nasional Virus Korona pilkada serentak
Fachri Audhia Hafiez • 22 Maret 2020 22:27
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku belum berencana menunda pelaksanaan pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Sesuai jadwal, pemungutan suara berlangsung 23 September 2020.
 
"Belum pengunduran waktu pemungutan suara Pilkada," kata Komisioner KPU Ilham Saputra kepada Medcom.id, Minggu, 22 Maret 2020.
 
Ilham mengatakan, KPU masih berkoordinasi dengan pemerintah dan DPR terkait jadwal pelaksanaan pemungutan suara ini. Sekaligus melihat perkembangan wabah virus korona (covid-19) yang semakin meluas di beberapa daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita akan berkoordinasi dengan para pihak apakah memang harus digeser atau tidak pelaksanaan pemungutan suara," ujar Ilham.
 
KPU menunda sebagian tahapan Pilkada 2020. Penundaan itu termaktub dalam Surat Edaran nomor 8 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Keputusan KPU nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
 
Baca:Pilkada Dinilai Berisiko Jadi Sarana Penyebaran Korona
 
Surat yang diteken oleh Ketua KPU Arief Budiman, Sabtu, 21 Maret 2020, itu meliputi penundaan panitia pemungutan suara (PPS), dan pelaksanaan verifikasi syarat dukungan calon perseorangan.
 
Kemudian menunda pembentukan petugas pemutakhiran daftar pemilih, dan menunda pelaksanaan pemutakhiran serta penyusunan daftar pemilih.
 
Pemerintah sebelumnya diminta mengevaluasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Hal ini buntut mewabahnya kasus virus korona di Indonesia.
 
Bahkan, muncul juga usulan kampanye tatap muka ditiadakan pada Pilkada tahun ini. Pasangan calon (paslon) diminta memanfaatkan platform digital atau media masa.
 
Sementara itu, jumlah orang yang tertular virus korona di Indonesia per Sabtu, 21 Maret 2020, mencapai 450 pasien. Sebanyak 38 pasien meninggal, sedangkan 20 orang berhasil sembuh.

 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif